7 Malware Paling Berbahaya di Dunia (Nomor 4 Paling Gawat)

Di dunia IT, malware atau virus komputer adalah hal yang sangat membahayakan. Bahkan tercatat malware paling berbahaya di dunia yang menyebabkan kerugian sangat besar untuk banyak orang. Saat komputer atau laptop terkena malware, ada banyak kerugian yang akan dialami. Kerugian tersebut tergantung dari jenis malware yang menyerang komputer Anda. Malware yang tengah booming sekarang ini adalah Ransomware Wanna Cry. Dimana ketika komputer terserang malware ini, maka secara otomatis data yang tersimpan didalamnya tidak akan bisa dibuka oleh penggunanya. Apabila ingin dikembalikan seperti awal maka pengguna harus mengirim uang dalam bentuk Bitcoin pada hacker yang mengirim virus tersebut. Berikut ini adalah 7 Malware berbahaya di dunia yang harus Anda hindari.

Malware Paling Berbahaya di Dunia ini Harus Anda Hindari

1 ) Kelihos

malware paling berbahaya di dunia 1

Malware paling berbahaya di dunia yang pertama adalah Kelihos. Malware ini sangat berbahaya karena dapat mencuri BitCoin. Perlu Anda ketahui bahwa harga BitCoin sekarang sangatlah mahal bahkan bisa mencapai 25 juta lebih. Bisa dibayangkan jika Anda kehilangan Bitcoin yang sama seperti uang sebenarnya. Selain mencuri BitCoin, virus ini juga melakukan spam yang sangat mengganggu penggunanya.

2 ) Sality

malware paling berbahaya di dunia 2

Virus berbahaya selanjutnya adalah Sality. Malware ini merusak sistem Windows sekaligus serta data pribadi penggunanya. Virus sangat berbahaya karena terbilang sulit dimusnahkan. Terlebih lagi, virus Sality berbaur dengan basis Windows sembari menyerang file dan data pribadi. Tak hanya itu, virus ini juga mengakibatkan kinerja komputer atau laptop semakin melambat.

3 ) SQL Slammer

malware paling berbahaya di dunia 3

Malware paling berbahaya di dunia yang ketiga adalah SQL Slammer. Malware berbahaya ini hadir sejak bulan Januari 2003. Cara penyebarannya adalah melalui jaringan internet. Yang membuat virus ini berbahaya adalah karena kemampuannya untuk membuat crash layanan ATM dari Bank US, adanya error ticketing dan error check in pada layanan Continental Airlines, serta Seattle dari layanan 911 yang kacau. Wah, sangat berbahaya bukan?

4 ) ILOVEYOU

malware paling berbahaya di dunia 4

Tidak seperti namanya, malware ini justru menyebabkan kehancuran IT bagi yang terserang. Malware ILOVEYOU muncul pada tahun 2000. Sampai dengan saat ini, ILOVEYOU adalah virus komputer yang sangat sulit. Cara penyebarannya adalah melalui email. Bug akan dikirim via email dengan subjek “ILOVEYOU”. Virus yang dikenal dengan sebutan love letter ini dikenal sebagai malware komputer pertama di dunia yang memakai rekayasa sosial. Karena virusnya disebar menggunakan email yang terkirim.

5 ) Storm Worm

malware paling berbahaya di dunia 5

Malware paling berbahaya di dunia selanjutnya adalah Storm Worm. Malware Storm Worm sudah hadir sejak tahun 2006. Virus ini juga dikenal dengan sebutan trojan horse. Cara penyebaran malware ini adalah mengarahkan korban untuk mengklik link yang dikirim melalui email. Dimana link tersebut sudah terinfeksi virus. Saat terkena virus ini, maka Windows PC akan diubah menjadi botnet dengan mudah sehingga bisa dioperasikan pada jarak jauh oleh penyebar virus atau hacker untuk mengirimkan banyak spam melalui internet.

6 ) Conficker

malware paling berbahaya di dunia 6

Conficker adalah malware yang terdeteksi pada Oktober 2008. Virus ini sering menyerang Windows XP. Berdasarkan informasi yang ada, malware ini sudah menginfeksi setidaknya 9 juta PC pada tahun 2009. Kerusakan yang diakibatkan malware ini berkisar $9 juta.

7 ) My Doom

malware paling berbahaya di dunia 7

Malware paling berbahaya di dunia yang ketujuh adalah My Doom. Malware My Doom menginfeksi melalui email yang dikirim secara acak dengan subjek yang terlihat tidak mencurigakan. Ketika korban membuka lalu mengklik email maka komputer akan terkena virus. Akibatnya, semua virus tersebut akan dikirim kembali pada semua alamat email yang ada di kontak korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *