Cara Memblokir Port dengan Mikrotik

Cara memblokir port dengan mikrotik merupakan langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah virus masuk dalam jaringan komputer. Bagi yang telah berkecimpung di dunia IT tentu sangat memahami cara untuk melakukan blokir terhadap port atau saluran yang memungkinkan masuknya virus. Sangat penting memang untuk melakukan upaya preventif yang menyelamatkan jaringan komputer dari serangan virus. Apalagi bila pekerjaan Anda memuat banyak data penting tentu sangat membutuhkan teknik ini.

Bila Anda termasuk orang yang sering melakukan pekerjaan yang terhubung dengan internet kadang menjumpai situs yang membuat virus atau hal ini terjadi saat sedang mengunduh file. Nah, untuk menghindari serangan virus, blokir port menjadi salah satu jalan yang bisa Anda lakukan. Jumlah port jaringan sendiri sangat banyak, bisa hingga ribuan. Lalu apakah mungkin untuk menutupnya secara keseluruhan? Ternyata hal tersebut tidak perlu dilakukan cukup tutup beberapa port penting yang memang biasa dijadikan jalur bagi virus. Agar tidak merasa bingung, sebaiknya simak ulasan berikut ini.

Cara Memblokir Port dengan Mikrotik untuk Melindungi Komputer

Tujuan utama melakukan pemblokiran pada port yaitu menghalangi aktivitas yang membahayakan yang berpotensi mengganggu kinerja komputer dan jaringannya. Hal yang paling dihindari tentu saja masuknya virus dan maleware, bayangkan saja bila komputer terjangkit maleware maka membersihkannya akan sangat melelahkan. Daripada Anda merasa repot, cegah hal tersebut dengan cara memblokir port dengan mikrotik berikut ini.

  • Cara memblokir port dengan mikrotik yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan built-in pada mikrotik firewall. Anda harus menentukan terlebih dahulu port berapa yang sekiranya ingin diblokir, setelah itu ada beberapa code yang harus ketik pada terminal jaringan. Sebagai contoh misalnya Anda ingin menutup port 150 (indent), maka ketik perintah berikut pada terminal:

/ip firewall filter

add chain=forward protocol=tcp dst-port=150 action=drop comment=”Block IDENT Request” disabled=no

  • Pada bagian yang diberi warna merah Anda bisa menggantinya sesuai dengan kebutuhan, bila ingin menutup pada rentang jaringan tertentu silahkan tuliskan range tersebut, misalnya antara port 1000-2000. Maka hanya di bagian dst-port=150 diganti dengan dst-port=1000-2000.
  • Bila sudah maka proses dianggap selesai.

Hal lain yang wajib Anda perhatikan selain cara memblokir port dengan mikrotik untuk memastikan jaringan aman dari virus dan maleware adalah melakukan proteksi pada jaringan mikrotik itu sendiri. Mikrotik juga perlu dilindungi terutama dari serangan hacker untuk menjaga jaringan komputer tetap aman. Cara yang cukup sering dilakukan untuk memproteksi mikrotik yaitu dengan menggunakan teknik port knocking.

Lalu apa yang dimaksud dengan port knocking? Port knocking adalah serangkaian cara yang perlu dilakukan untuk menghalangi router mikrotik diserang oleh hacker dengan memproteksinya melalui blocking terhadap Winbox, Telnet, SSH dan Mac Telnet.

Usahakan untuk memberikan proteksi seaman mungkin dan seketat mungkin bila Anda tidak ingin jaringan diganggu baik oleh virus maupun oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dalam hal ini jaringan utama atau jaringan admin yang perlu dilindungi karena semuanya terkoneksi ke sana. Pastikan bahwa langkah cara memblokir port dengan mikrotik sesuai dengan ketentuan dan langkah yang dijelaskan. Sebaiknya sering-sering lakukan maintenance dengan rutin agar upaya blokir ini berjalan optimal. Pada dasarnya ada beberapa cara lain yang bisa digunakan untuk memblokir gangguan pada jaringan, tapi sebagai permulaan bisa coba dulu cara built-in pada firewall dan mengoptimalkan port knocking. Semoga saja cara ini berhasil dan dapat membantu Anda, selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *