Rekaman CCTV ini membuat pemilik toko menangis

Inilah aksi heroik dari seorang gelandangan yang berusaha mengamankan sebuah toko buku, dia berjuang untuk menjaga toko  dari orang yang tidak bertanggung jawab, dari orang iseng yang mau mencoret-coret, orang  yang kencing sembarangan, bahkan sampai menggagalkan sebuah aksi perampokan. Tapi apa yang pahlawan itu dapatkan? Hanya cacian di pagi hari, disiram air, perlakuan kasar yang sangat tidak manusiawi. Tapi gelandangan berhati pahlawan tersebut ikhlas menjaga toko tersebut karena kasih sayang, bahkan sampai nyawanya pun dia dedikasikan kepada toko dan pemiliknya. tapi tuhan seolah membuka mata dan pintu hati si pemilik toko yang kasar tersebut dengan memperlihatkan rekaman CCTV ,akhirnya pemilik toko sadar bahwa gelandangan itu hanya ingin menjaganya, bahkan sampai saat terakhir sisa umurnya dia masih berhasil mengusir para perampok, walaupun dia harus tertusuk dan tewas. Sang Pemilik toko tidak sempat bilang terima kasih kepada gelandangan berhati pahlawan tersebut, dia hanya bisa menyesal sambil meneteskan air mata, tak ada waktu untuk dia meminta maaf atas segala perbuatannya, tidak sempat berterima kasih, hanya memohon kepada tuhan agar gelandangan tersebut diberikan tempat yang sebaik-baiknya.

Pesan yangterdapat pada rekaman CCTV tadi adalah ,Jangan menganggap rendah orang lain dan berlaku kasar padanya bila kita tidak tahu kebaikan apa yang dia lakukan untuk kita, bisa saja orang yang secara kelas ekonominya berada dibawah kita memilki hati yang jauh lebih mulia dari pada orang lain. Karena kebaikan yang benar-benar tulus datang dari hati dan tidak meminta timbal balik apapun walaupun sering di sakiti. Dan jangan sampai kita telat menyadari kebaikan orang lain , sebaiknya kita merenungkan kebaikan apa yang telah dilakukan orang lain terhadap kita dan apa yang telah kita lakukan untuk membalasnya, sekali lagi renungkan sebelum semuanya terlambat, dan balas walau hanya sebuah ucapan terima kasih.

Menerima pesanan/jasa pasang CCTV dan IP camera murah dari segala merk.

Comments 12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *