Ada Aturannya Loh, Presiden Joko Widodo Harus Dipanggil “Yang Terhormat Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi”

Ada Aturannya Loh, Presiden Joko Widodo Harus Dipanggil “Yang Terhormat Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi”

Pemerintah melalui kementerian dalam negeri mengeluarkan suatu peraturan yang menurut saya cukup unik. Melalui surat Edaran resmi kemendagri bernomor 100/449/SJ, pemerintah mengatur tentang pemanggilan nama presiden Joko Widodo. Dalam surat tersebut tercantum aturan untuk menyebutkan nama Joko widodo dalam acara kenegaraan menjadi “Yang Terhormat Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi’ . Surat itu ditujukan bagi sekretaris daerah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Surat ditandatangani an Mendagri dan ditandatangani Sekjen Kemendagri Yuswandi A Temenggung.

surat edaran kemendagri terkait penyebutan nama presiden

Isi lengkap surat edaran kemendagri terkait penyebutan nama presiden.

Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia pada saat pertemuan Bapak Presiden Republik Indonesia dengan para bupati se wilayah pulau Sumatra pada hari Kamis, 22 januari 2015 bertempat di Istana kepresidenan bogor , bersama ini disampaikan bahwa untuk keseragaman dalam penyebutan nama dan Jabatan bapak presiden republik Indonesia pada saat acara resmi kenegaraan maupun kunjungan kerja di provinsi, kabupaten dan kota, penyebutannya  sebagai berikut :

YANG TERHORMAT PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA BAPAK JOKOWI 


Demikian disampaikan, untuk menjadi perhatian dan maklum.
Aturan 
penyebutan nama presiden
  sudah mulai dijalankan sejak beberapa pekan terakhir. Kenapa penyebutan nama harus sampai diatur? Juru Bicara Kemendagri Dodi Riyadmadji menjelaskan, kesepakatan penyebutan nama itu diambil ketika pertemuan antara bupati dan wali kota pada Kamis 22 Januari 2015 di Istana Bogor. Di sana, banyak kepala daerah yang menanyakan penyebutan yang resmi untuk presiden dalam acara resmi. Akhirnya disepakatilah agar memakai nama ‘Jokowi‘ bukan ‘Joko Widodo‘. Surat edaran itu dibuat agar tidak terjadi kebingungan di daerah. Jokowi dan para kepala daerah, termasuk Mendagri Tjahjo Kumolo sudah menyepakati hal tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *