Cara Kerja Drone dan Quadcopter

Cara Kerja Drone dan Quadcopter

Cara kerja drone sebetulnya berbeda dengan quadcopter karena konsep yang dibawanya juga sudah berbeda. Namun bagi masyarakat kebanyakan masih banyak yang menganggap bahwa Dona sama seperti quadcopter.

Drone dibuat sedemikian rupa dan sedemikian bentuk sehingga menghasilkan perangkat yang bisa terbang. Banyak bentuk drone saat ini, ada yang berbentuk helikopter, pesawat, atau hampir mirip dengan quadcopter. Banyak tujuan seseorang membuat drone namun yang paling utama digunakan sebagai pengamatan terhadap wilayah tertentu.

Sebaliknya, untuk quadcopter sendiri memiliki empat baling-baling penyusun agar bisa terbang dengan seimbang. Nantinya pengontrol sama-sama memiliki gelombang radio yang memungkinkan kontrol jarak jauh.

Cara Kerja Drone dan Quadcopter

cara-kerja-drone-1

Kedua perangkat ini sama-sama memiliki cara kerja yang sama yaitu ditopang oleh baling-baling yang akan membawanya terbang. Baik drone dan quadcopter memiliki kapasitas baterai yang berbeda juga bergantung dari spesifikasinya masing-masing.

Dengan perangkat penangkap gelombang yang sudah ditanamkan pada drone ini akan bisa mengatur pergerakan rotor untuk maju dan sebagainya walau dari jarak yang jauh sekalipun. Nantinya baling-baling yang berputar akan dapat dikontrol sesuai instruksi gelombang yang dikirimkan dari remote pengendalinya. Selama terdapat daya baterai yang lebih maka akan semakin menjamin ketahanan terbang drone tersebut semakin lebih lama.

Cara kerja ini juga berbeda pada spesifikasi drone yang lebih tinggi lagi. Semakin canggih alat yang ditanamkan pada drone tersebut juga akan membuat peralatan yang dibuat semakin sulit juga. ada drone yang digerakkan hanya menggunakan pancaran sinyal GPS saja dan beberapa sudah ada drone yang dibuat dengan pengisi daya secara otomatis menggunakan sinar matahari.

Inilah yang membuat drone kini dipakai dalam dunia militer. Pembuatannya semakin canggih karena dilengkapi dengan teknologi sekarang ini membuat harga satu drone saja bisa sampai puluhan juta.

Kebanyakan drone dilengkapi dengan kamera yang memiliki resolusi HD yang dapat merekam atau mengambil gambar dari ketinggian tertentu. Dengan instruksi remote pengendali drone tersebut dapat langsung mengambil pada saat tertentu.

Cara kerja drone ini masih berupa teknologi untuk pemantauan saja. Prinsip yang lain juga ditunjukkan dengan menambahkan perangkat ultrasonik range sensor yang dapat mengenali jarak obyek yang ada di sekitarnya terutama untuk mengukur ketinggian terbang terutama saat berada di dalam ruangan tertentu.

Inertial Measurement Unit (IMU)

cara-kerja-drone-4

Cara kerja drone yang lainnya juga menggunakan sensor IMU yang berfungsi menghitung percepatan dan orientasi arah menggunakan kombinasi dari sensor accelerometer dan gyroscope. Kedua perangkat sensor tersebut akan membuat keseimbangan saat terbang dan pergerakannya semakin lebih mudah sekali.

Dibandingkan perangkat sebelumnya dari drone yang belum mendukung sensor ini masih terbang dengan tidak beraturan. Kunci utama drone dapat terbang stabil dan tidak bergerak sama sekali karena terdapat pengukuran dari 3 sensor accelerometer yang menghitung sumbu x, y, dan z dan menghitung secara keseluruhan untuk menentukan ketinggalan saat ini.

Memang agak susah dipahami oleh orang awam karena tahunya jika cara kerja drone hanya terbang dan untuk memantau situasi dari ketinggian tertentu. Namun di dalamnya terdapat banyak sistem dan sensor pembangun untuk membuat gerakan drone menjadi lebih stabil lagi.

Sama halnya dengan quadcopter yang dibekali dengan perangkat yang sama agar bisa lebih stabil saat digunakan. daya tahan terbang dari drone bergantung dari kapasitas baterai dan spesifikasi lainnya, memang terkadang ada barang yang murah dengan kapasitas baterai yang besar dan bisa tahan lama namun tidak memiliki beberapa fitur sensor yang canggih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *