Daftar Pemenang Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014

Daftar Pemenang Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014

Perhelatan Festival Film Indonesia 2014 telah sukses digelar di PSCC Palembang, Sabtu (6/12/2014) malam. Festival Film Indonesia (FFI) merupakan ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman di Indonesia. FFI pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955 dan berlanjut pada tahun 1960 dan 1967 (dengan nama Pekan Apresiasi Film Nasional), sebelum akhirnya mulai diselenggarakan secara teratur pada tahun 1973. 
Pada tahun 1966 mulai diberikan Piala Citra kepada pemenang penghargaan. Piala Citra yang dipergunakan hingga FFI 2007 ini merupakan hasil rancangan dari seniman patung (Alm) Sidharta. Ketika FFI yang semula diselenggarakan Yayasan Film Indonesia (YFI) diambil alih oleh pemerintah, tahun 1979, Piala Citra pun disahkan oleh Menteri Penerangan masa itu, yaitu Ali Murtopo.
Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014
Semut ijo akan merilis Daftar Pemenang Festival Film Indonesia 2014. Dalam Festifal Film Indonesia Tahun 2014 ini, Film Soekarno dan Tabula Rasa mendominasi penghargaan dengan masing-masing mendapatkan empat.
Pendukung wanita terbaik, busana, artistik dan penyunting diraih film Soekarno. Sementara itu film Tabula Rasa memborong empat penghargaan di bidang Sutradara, pemeran utama wanita, pendukung pria dan penulis skenario asli.
Film terbaik FFI 2014, Cahaya Dari Timur mendapatkan dua penghargaan dengan Cihco Jericho sebagai pemeran utama pria terbaik.
Sedangkan sisanya Killers dua penghargaan dan Sokola Rimba, Sebelum Pagi Terulang Kembali serta Tenggelamnya Kapal Van der Wijk masing-masing satu penghargaan.
Berikut daftar peraih Piala Citra 2014 untuk kategori film bioskop:
1. Film Terbaik: Cahaya Dari Timur: Beta Maluku
2. Sutradara Terbaik: Adriyanto Dewo (Tabula Rasa)
3. Pemeran Utama Pria Terbaik: Chicco Jericho (Cahaya dari Timur)
4. Pemeran Utama Wanita Terbaik: Dewi Irawan (Tabula Rasa)
5. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik: Tika Bravani (Soekarno)
6. Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Yayu Unru (Tabula Rasa)
7. Penulis Skenario Asli Terbaik: Tumpal Tampubolom (Tabula Rasa)
8. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Riri Riza (Sokola Rimba)
9. Penata Busana Terbaik: Retno Ratih Damayanti (Soekarno)
10. Pengarah Artistik Terbaik: Allan Sebastian (Soekarno)
11. Penata Visual Efek Terbaik: Eltra Studio dan Adam Howarth (Tenggelamnya Kapal Van der Wijk)
12. Penata Suara Terbaik: Fajar Yuskemal dan Arya Prayogi (Killers)
13. Penata Musik Terbaik: Fajar Yuskemal dan Arya Prayogi (Killers)
14. Penyunting Gambar Terbaik: Cessa David Lukmansyah dan Wawan I Wibowo (Soekarno)
15. Pengarah Sinematografi Terbaik: Nur Hidayat (Sebelum Pagi Terulang Kembali)
Pemenang Film Pendek Terbaik : Onomastika, Loeloe Hendra
Pemenang Film Dokumenter Terbaik : Dolanan Kehidupan, Afina Fahtu M. dan Yofa Arfi
Pemenang Film Animasi Terbaik: Asia Raya, Anka Atmawijaya Adinegara
Lifetime Achievement: Slamet Rahardjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *