Film Kolaborasi Indonesia-Malaysia Gunung Emas Almayer

Film Kolaborasi Indonesia-Malaysia Gunung Emas Almayer

Film “Gunung Emas Almayer” yang diproduksi atas kerja sama rumah produksi Tanah Licin Malaysia dan Media Desa Indonesia akan tayang di Asia Tenggara dan Malaysia.Film yang diadaptasi dari novel klasik Joseph Conrad tahun 1985 yang berjudul “Almayers Folly” ini bercerita tentang seorang pedagang asal Belanda yang terobsesi menemukan gunung emas.
Film Gunung Emas Almayer

Sinopsis Film Gunung Emas Almayer

Cerita tentang Kaspar Almayar, seorang arkeolog dan pedagang senjata terpandang asal Belanda yang mencari Gunung Emas di Selat Malaka pada abad ke 19. Usahanya kerap dihalangi oleh berbagai tantangan baik dari pedagang Arab (Alex Komang), manuver politik ketua suku adat setempat (El Manik), ancaman tentara Kolonial Inggris dan Bajak laut.
Pangeran Malaka yang tampan bernama Daen Maroola membeli bubuk mesiu dari Almayer. Ketika Daen melihat Nina, putri Almayer, Daenpun jatuh cinta.
Daen mengetahui letak gunung emas yang Almayer inginkan dan ngin membantu Almayer menemukan Gunung Emas tersebut, tetapi Almayer harus membantunya mendapatkan bubuk mesiu yang ia butuhkan.
Almayer pun menyanggupi. Tanpa sepengetahuan Almayer, bubuk mesiu digunakan Daen untuk berperang melawan pasukan penjajah Inggris yang pada saat itu menguasai Malaka. Daenpun dianggap bajak laut pemberontak oleh Inggris dan ditetapkan menjadi buronan.
Rumah Media Indonesia harus mengeluarkan uang mencapai Rp 60 miliar dalam pembuatan Film Gunung Emas Almayer. Uang sebanyak itu harus dikeluarkan karena ongkos produksi film ini lumayan mahal. Maklum, untuk membuat film mendapat kesan era 1830-an, properti serta setting tempat pun dibuat tak main-main. Film kolaborasi dua sineas dari dua negara berbeda, Malaysia dan Indonesia ini juga harus membayar ribuan kru yang terlibat dalam penggarapan film yang menceritakan suansana tahun 1830an.

Pemeran utama Film Gunung Emas Almayer

Pemeran utama dari film ini, yakni dari Australia Peter O’Brien (Almayer); Malaysia Sofia Jane (Mem), Adi Putra (Dain Maroola), Diana Daniella (Nina); Indonesia Rahayu Saraswati (Taminah), Alex Komang (Abdullah), El Manik (Raja Ibrahim). Untuk judul film tersebut, di Indonesia diberi nama ‘Gunung Emas Almayer’, di Malaysia ‘Hanyut’, sedangkan di Amerika ‘Golden Mountain’.
Film Gunung Emas Almayer akan diputar di seluruh bioskop di Indonesia pada 6 November 2014.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *