Jokowi Berhentikan Abraham Samad dan BW dari Pimpinan KPK

Jokowi Berhentikan Abraham Samad dan BW dari Pimpinan KPK

Abraham Samad dan Bambang Widjajanto resmi dinonaktifkan oleh Presiden Jokowi sebagagai pimpinan KPK. Mereka dinonaktifkan setelah dijadikan  tersangka oleh polri. Jokowi mengeluarkan keppres untuk memberhentikan pimpinan KPK  Karena ada masalah hukum kepada dua pimpinan KPK yakni Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Bambang Widjajanto lebih dahulu ditetapkan tersangka oleh bareskrim polri beberapa waktu lalu ,sedangkan ketua KPK Abraham Samad hari ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri.

Alasan Penetapan Abraham Samad dan Bambang Widjajanto sebagai tersangka

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai tersangka kasus pengarahan saksi untuk membuat keterangan palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat pada 2010 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Abraham Samad
Sementara itu, Polda Sulselbar telah menetapkan Ketua KPK Abraham Samad sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen, pada Selasa 17 Februari 2015. Penyidik melihat perkara yang melibatkan Abraham tersebut sudah cukup bukti. Adapun barang bukti yang disita berupa kartu keluarga (KK), KTP dan paspor Feriyani Lim yang diduga palsu.
Feriyani, warga Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi tersangka utama pemalsuan dokumen paspor. Saat mengajukan permohonan pembuatan paspor pada 2007, Feriyani memalsukan dokumen dan masuk dalam kartu keluarga Abraham Samad yang beralamat di Boulevar, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

3 Nama pimpinan KPK pengganti Abraham Samad dan Bambang Widjojanto

Untuk mengisi kekosongan pimpinan KPK, Presiden Jokowi sudah menunjuk 3 orang pengganti Abraham samad dan bambang Widjojanto untuk sementara sebagai pimpinan KPK. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mengangkat anggota sementara KPK pengganti Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, demi keberlangsungan kerja lembaga antirasuah itu.
3 pimpinan KPK sementara pengganti abraham samad dan bambang Widjojanto yakni Taufiqurrahman Ruki, Prof Indriyanto Seno Aji, dan saudara Johan Budi. Presiden Jokowi pun meminta KPK dan Polri mematuhi aturan hukum dan kode etik untuk menjaga keharmonisan dengan lembaga penegak hukum lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *