Karyawan dengan masa jabatan 1 bulan, kini dapat THR. Peraturan baru Menteri ketenagakerjaan.

Karyawan dengan masa jabatan 1 bulan, kini dapat THR. Peraturan baru Menteri ketenagakerjaan.

Tunjangan Hari Raya 2016 – Kurang dari satu minggu lagi kita akan menyambut bulan Ramadhan, dan artinya tidak lama lagi lebaran akan tiba. dan seperti biasa Salah satu yang di tunggu-tunggu dari bulan suci Ramadhan dan hari raya idul fitri adalah tunjangan hari raya atau THR, dan pada tahun ini menteri ketenagakerjaan telah merilis serta mengumumkan Peraturan baru tentang pengupahan di hari raya.

Dan kabar yang mengejutkan sekaligus mengembirakan adalah karyawan atau pegawai dengan masa jabatan 1 bulan sudah bisa mendapatkan THR(Tunjangan Hari Raya), yang tentunya pengupahan akan di hitung secara proporsional. Dan adapun ketentuan dan pernyataan dari Menteri Ketenagakerjaan, telah admin kutip dari detik finance.

tunjangan hari raya 2016

Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri telah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6/2016 terkait THR keagamaan untuk para pekerja/buruh di sebuah perusahaan. Aturan ini berlaku sejak 8 maret 2016. Dan akan dijalankan pada tahun 2016 ini

Permenaker yang menjadi turunan dari Peraturan Pemerintah No. 78/2015 tentang pengupahan keagamaan, Secara resmi menggantikan peraturan menteri tenaga kerja No.PER.04/MEN/1994 (THR) Tunjangan Hari Raya Keagamaan untuk pekerja/buruh dari perusahaan.

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.6/2016

“Dalam peraturan baru, pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan kini berhak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) yang besarannya dihitung secara proporsional sesuai dengan masa kerja,” kata Hanif, mengutip isi pasal 2 ayat 1 Permenaker No. 6/2016 seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (31/3/2016).

“Dalam peraturan yang baru, pengusaha wajib memberikan THR Keagamaan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih. Hal itu berlaku bagi pekerja yang memilki hubungan kerja, termasuk yang bekerja  berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) maupun perjanjian kerja waktu tertentu, (PKWT),” kata Hanif.

source : finance.detik.com

Nah demikian adalah artikel singkat tentang Tunjangan hari raya 2016, yang semoga bisa membawa angin segar bagi para pekerja, dengan masa jabatan kerja dibawah 3 bulan. Dan dalam peraturan ini juga dikatakan bahwa akan adanya sanksi bagi para pengusaha dan perusahaan yang tidak mengikuti peraturan baru berupa denda adminstratif.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *