Nyata, Seorang Kakek Bisa Bertelur

Nyata, Seorang Kakek Bisa Bertelur

Seorang kakek bernama Sinin alias Kong Naim menghebohkan warga Penjaringan Jakarta Utara. Kong Naim bisa bertelur. Bentuk telur yang dikeluarkan kong naim hampir persis dengan telur ayam. Telur tersebut dikeluarkan kong naim melalui anusnya. Telur yang dikeluarkannya menyerupai telur ayam kampung. Berwarna putih dan berukuran kecil. Namun bila dipecah, telur tersebut berisi cairan bening, berbeda dengan telur ayam yang ada kuning telurnya.

Dalam kebanyakan burung dan reptilia, telur adalah zigot yang dihasilkan melalui fertilisasi sel telur dan berfungsi memelihara dan menjaga embrio. Telur-telur reptilia dan burung diselimuti kerak pelindung, yang memiliki lubang yang sangat kecil agar hewan yang belum lahir tersebut dapat bernapas.

Seorang warga setempat, Zainal Effendi mengatakan bahwa dia sempat menyaksikan proses Kong Naim bertelur. Saat itu Kong Naim baru saja selesai bekerja di sebuah tempat percetakan dan tengah berkumpul bersama tetangga-tetangga lain. Kong Naim mengeluhkan minta dipijat. Selanjutnya terjadilah hal yang tak disangka-sangka itu. Kong Naim mengeluarkan telur.
Sinin alias Kong Naim
“Saksi mata banyak. Saya yang ambil ‘telur’ dari bagian duburnya,” ujar Zainal. 
Selain itu, warga membuat video proses “bertelur” itu melalui ponsel. 
Dalam kesempatan yang sama, Kong Naim mengaku hal ini sudah terjadi sejak 1998. Pria asli Grobogan, Semarang, Jawa Tengah, itu mengaku bertelur setiap tiga bulan sekali
“Bulan ini sudah empat kali,” ujar Kong Naim. 
Ia mengaku, sejak kali pertama mengalami kejadian pada tahun 1998, dia sempat berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Ia mulai berobat setelah satu minggu gejala itu muncul. Namun, pihak RSCM “angkat tangan”. 
“Ya, saya dirawat tiga minggu di Cipto. Keluarin ‘telur’, akhirnya mereka percaya 100 persen. (Dokternya) bilang saya enggak bisa berobat di sini, dia angkat tangan,” ujarnya. 
Kong Naim mengaku sudah mempunyai istri dan dua anak. Istrinya, Suwati (42), dan kedua putrinya, Anita Kurniasari (28) dan Ida Kusniawati (25), sudah mengetahui hal ini.
“Ya sudah takdir Bapak, ya mau gimana lagi,” kata Kong Naim menirukan perkataan anaknya.
Fenomena yang dialami oleh pria ini belum dapat dibuktikan secara ilmiah. 
Lurah Penjaringan Suranta menyarankan Sinin untuk memeriksakan kesehatan ke Puskesmas Kecamatan Penjaringan. Bila diperlukan, warganya perlu dirujuk ke rumah sakit untuk memeriksakan keadaannya.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Bambang Suheri juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk membawa Sinin ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *