Pengertian Expired Domain,Deleted Domain,dan Dropped Domain

Pengertian Expired Domain,Deleted Domain,dan Dropped Domain

Pernah mendengar istilah expired domain, deleted domain, dan dropped domainExpired domain adalah domain yang sudah berumur lumayan lama tapi pemiliknya tidak berkehendak untuk memperpanjang registrasi domainnya, penyebabnya bisa karena lupa atau sengaja. Selama domain ini belum di deleted, berarti statusnya adalah expired domain, tapi kalo sudah deleted maka masuk kategori dropped domain. Dropped Domain adalah domain  expired dan tidak diperpanjang. Pada intinya expired domain tidak bisa langsung diregister oleh orang atau pihak ke-3 yang ingin mendapatkan domain tersebut. Tapi pemiliknya yang asli masih bisa untuk memperpanjang domain tersebut selama masa 30-40 hari setelah tanggal expired. Berbeda dengan deleted domain, domain ini bisa langsung didaftarkan kembali oleh pihak ke-3.

Baca juga Cara Mendapatkan Domain TLG Gratis

Domain yang akan expired mempunyai 1-75 hari sebelum domain tersebut drop. Tahapannya sebagai berikut:
  1. Tahap pertama, domain akan expiring dengan status on Hold (registrar-hold) selama 1-45 hari. Saat ini, kita masih bisa memperpanjang domain kita agar diperpanjang masa aktifnya.
  2. Tahap kedua, domain akan expiring dengan status RGP (Redemption Grace Period) selama 30 hari. Pemilik domain masih bisa memperpanjang masa aktif domain namun biasanya biaya yang dikenakan akan lebih besar. Selama masa RGP, baik DNS, email dan web services akan non-aktif.
  3. Tahap ketiga, domain akan masuk ke tahap Pending Delete, selama 5 hari, disini pemilik domain lama tidak bisa memperpanjang lagi dan sudah pasti akan didelete oleh registrar.
  4. Tahap keempat, domain akan drop dan bisa diregistrasi oleh pemilik baru.
Alasan Mengunakan Expired domain
Salah satu alasan kuat untuk mencari domain expired adalah karena domain expired sudah berumur. Domain yang sudah expired sedikit banyak pernah dioptimasi oleh pemilik domain sebelumnya baik dari segi backlink, traffick, pagerank dan berbagai indikator SEO lainnya sehingga ketika kita mendapatkan expired domain, tugas kita akan semakin mudah dalam mengoptimasi domain tersebut. Namun tetap saja anda harus selektif dalam memilih expired domain, dropped domain ataupun deleted domain. Bisa saja domain tersebut dibiarkan expired karena pernah bermasalah dengan google ataupun hukum. 
Berbeda dengan domain expired, Domain yang banyak dijual dengan pagerank sebagian ternyata masuk kategori dropped domain. Pengertianya adalah domain ini sudah dihapus dari database ICANN (internet corporation for assigned names and numbers) karena sudah tidak diperpanjang oleh pemilik domain bersangkutan. Ketika deregister kembali maka dropped domain akan menjadi domain baru, meskipun sudah pernah mempunyai pagerank, namun perhitungan umur domain ini terhitung sejak deregister ulang. Hal ini yang membuat ditolaknya pendaftaran ke program paid review. Meskipun diterima, jika ketahuan masih ada peluang account anda diblok.
Domain expired biasanya akan dilelang oleh penyedia jasa domain. ketika kita mencari cara mencari expired domain,  kita harus pintar domain expired mana yang akan kita beli. Karena Ketika menjadi dropped domain maka otomatis Google PR-nya langsung kembali ke 0, beda sama expired tapi meskipun begitu asal backlinknya masih ada nanti pasti balik lagi PR-nya.
Istilah lainnya :

Domain Fake : Domain yang mempunyai PR karena hasil redirect dari domain yang ber-PR
Domain Valid : Domain yang memiliki PR karena secara alami. Bukan hasil redirect
Domain FTV : Domain hasil Fake To Valid. Yaitu domain yang pada awalnya Fake, diubah menjadi Valid

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *