DAFTAR LENGKAP UMP 2016 DARI 16 PROVINSI YANG NAIK

DAFTAR LENGKAP UMP 2016 DARI 16 PROVINSI YANG NAIK













Salah satu moment yang ditunggu oleh para buruh, pegawai, ataupun karyawan swasta yaitu adalah kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tercatat ada 15 provinsi yang menaikkan UMP nya, dan satu lagi yaitu provinsi jawa barat setelah ini pertama kalinya mereka menaikan UMP dalam 5 tahun terakhir.

Kenaikkan di setiap provinsi berbeda-beda dan beragam ,namun kenaikkan di kisaran 6,7 sampai 17 persen. dan provinsi gorontalo adalah yang terbesar dengan 17,2 persen sedangkan Jakarta mengalami kenaikan sebesar 14 persen. Dan berikut ini adalah daftar lengkap UMP 2016 dari 16 provinsi.

DAFTAR LENGKAP UMP 2016

1) DKI Jakarta, naik Rp 400.000 atau 14,5 persen dari Rp 2.700.000 pada 2015 menjadi Rp 3.100.000 pada 2016.

2) Gorontalo, naik Rp 275.000 dari Rp 1.600.000 pada 2015 menjadi Rp 1.875.000 pada 2016.

3) Papua, naik Rp 257.770 atau 11,5 persen dari Rp 2.193.000 pada 2015 menjadi Rp 2.450.770 pada 2016.

4) Sulawesi Utara, naik Rp 250.000 atau 11,5 persen dari Rp 2.150.000 pada 2015 menjadi Rp 2.400.000 pada 2016.

5) Sulawesi Selatan, naik Rp 230.000 atau naik 11,5 persen dari Rp 2.000.000 pada 2015 menjadi Rp 2.230.000 pada 2016.

6) Kepulauan Riau, naik Rp 224.170 atau 11,5 persen dari Rp 1.954.000 pada 2015 menjadi Rp 2.178.170 pada 2016.

7) Aceh, naik Rp 218.500 atau 11,5 persen dari Rp 1.900.000 pada 2015 menjadi Rp 2.118.500 pada 2016.

8) Sulawesi Barat, naik Rp 208.500 atau 12,6 persen dari Rp 1.655.500 pada 2015 menjadi Rp 1.864.000 pada 2016.

9) Sumatera Utara, naik Rp 186.875 atau 11,5 persen dari Rp 1.625.000 pada 2015 menjadi Rp 1.811.875 pada 2016.

10) Sulawesi Tengah, naik Rp 170.000 atau 11,3 persen dari Rp 1.500.000 pada 2015 menjadi Rp 1.670.000 pada 2016.

11) Papua Barat, naik Rp 165.000 atau 8,2 persen dari Rp 2.015.000 pada 2015 menjadi Rp 2.180.000 pada 2016.

12) Kalimantang Tengah, naik Rp 161.191 atau 8,5 persen dari Rp 1.896.357 pada 2015 menjadi Rp 2.057.558 pada 2016.

13) Nusa Tenggara Barat, naik Rp 152.950 atau 11,5 persen dari Rp 1.330.000 pada 2015 menjadi Rp 1.482.950 pada 2016.

14) Sulawesi Tenggara, naik Rp 148.000 atau 9 persen dari Rp 1.652.000 pada 2015 menjadi Rp 1.800.000 pada 2016.

15) Kalimantan Timur, naik Rp 135.253 atau 6,7 persen dari Rp 2.026.000 pada 2015 menjadi Rp 2.161.253 pada 2016.

16) Jawa Barat, menetapkan UMP sebesar Rp 1.312.355 pada 2016 setelah sebelumnya pada 2015 tidak menetapkan UMP namun hanya menetapkan upah minimum kabupaten

Source: liputan6.com

Beberapa Pertanyaan Jebakan Ketika Melamar Pekerjaan dan Cara Menjawabnya

Beberapa Pertanyaan Jebakan Ketika Melamar Pekerjaan dan Cara Menjawabnya

Bagi pelamar pekerjaan pemula atau yang baru pertama kali melamar pekerjaan, anda akan dihujani beragam pertanyaan ketika wawancara. Beberapa pertanyaan diantaranya adalah pertanyaan jebakan. Jika dipikir sekilas, mungkin pertanyaan pertanyaan jebakan tersebut sangat mudah untuk dijawab, tetapi sebenarnya ini akan menjadi pertanyaan yang menjadi dilema ketika kita menjawabnya. Karena bisa menjerumuskan  anda dan juga bisa meloloskan anda ke tempat kerja yang diinginkan. Berikut ini adalah Beberapa Pertanyaan Jebakan Ketika Melamar Pekerjaan dan Cara Mengatasinya.

wawancara kerja

Beberapa Pertanyaan Jebakan Ketika Melamar Pekerjaan dan Cara Menjawabnya

1. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Sebenarnya Ini merupakan  peluang Anda untuk “menjual” diri Anda. Uraikan dengan singkat dan jelas kelebihan yang Anda miliki, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan tersebut. Hati-hati , jangan memberikan jawaban yang terlalu umum. Hampir setiap orang mengatakan mereka merupakan seorang pekerja keras dan memiliki motivasi. Berikanlah jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki.

2. Mengapa anda tertarik bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini merupakan salah satu alat bagi si pewawancara untuk mengetahui apakah Anda mempersiapkan diri anda dengan baik. Jangan pernah datang untuk sebuah wawancara pekerjaan tanpa mengetahui latar belakang perusahaan. Dengan memiliki informasi yang cukup mengenai latar belakang perusahaan tersebut maka pertanyaan di atas memberikan kesempatan kepada Anda untuk memperlihatkan inisiatif, dan menunjukkan apakah pengalaman serta kualifikasi yang Anda miliki sepadan dengan posisi yang diperlukan.

3. Apa kelemahan utama Anda?

Rahasia dalam menjawab pertanyaan di atas adalah dengan berkata jujur mengenai kelemahan Anda, tapi jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam mengenali aspek yang perlu diperbaiki dan inisiatif dalam memperbaiki diri Anda.

4. Mengapa berhenti dari perusahaan terdahulu?

Walaupun Anda berhenti dari pekerjaan terdahulu dengan cara yang tidak baik, Anda harus berhati-hati dalam memberikan jawaban. Usahakan untuk memberikan jawaban yang diplomatis. Bila Anda memberikan jawaban yang mengandung aspek negatif, kompensasikan jawaban tadi dengan jawaban yang positif. Bila anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, maka hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda.

5. Bagaimana Anda mengatasi masalah?

Tidak mudah memberikan jawaban bila Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, terutama bila Anda baru lulus dan tidak memiliki pengalaman kerja. Pewawancara ingin melihat apakah Anda dapat berpikir kritis dan mengembangkan solusi tanpa melihat jenis permasalahan yang Anda hadapi, bahkan walaupun Anda tidak memiliki waktu yang cukup dalam mengatasi masalah yang dihadapi. Gambarkan langkah-langkah yang Anda lakukan dalam memprioritaskan pekerjaan. Hal ini memperlihatkan bahwa Anda bertanggungjawab dan tetap dapat berpikir jernih walaupun sedang menghadapi masalah.

6. Prestasi apa yang bisa anda banggakan?

Rahasia dari pertanyaan di atas adalah dengan menyeleksi dan memilih secara spesifik prestasi yang berhubungan dengan posisi yang sedang ditawarkan. Walaupun Anda pernah menjuarai bola basket pada waktu kuliah, tetapi ini bukan merupakan sebuah jawaban yang diharapkan. Berikan jawaban yang lebih profesional dan lebih relevan. Pikirkan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut dan kembangkan contoh yang memperlihatkan bagaimana Anda dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

7. Berapa gaji yang Anda harapkan?

Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tersulit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman kerja yang cukup.Yang perlu Anda lakukan sebelum wawancara adalah mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan agar Anda dapat memberikan jawaban atas pertanyaan ini. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu.

8. Ceritakan mengenai diri Anda?

Mungkin pertanyaan di atas tampaknya mudah tetapi pada kenyataannya tidaklah semudah yang Anda bayangkan. Yang pasti Anda harus menyadari bahwa pewawancara tidak tertarik untuk mengetahui apa yang Anda lakukan di akhir pekan ataupun dari daerah mana Anda berasal. Pewawancara berusaha mengetahui Anda secara profesional. Siapkan dua atau tiga poin mengenai diri Anda, baik pengalaman kerja maupun sasaran karir Anda dan tetap konsisten. Rangkum jawaban Anda dengan mengungkapkan keinginan Anda sebagai bagian dari perusahaan tersebut. Bila memiliki jawaban yang mantap maka hal ini dapat membawa Anda pada pembicaraan yang memperlihatkan kualifikasi Anda.
Mungkin itu Beberapa Pertanyaan Jebakan Ketika Melamar Pekerjaan dan Cara Menjawabnya. Jawaban di atas tidak bisa menjadi pedoman bagi anda dalam menjawab pertanyaan jebakan ketika wawancara kerja. Anda juga bisa memikirkan jawaban lain yang lebih kreatif dan menjadikan peluang anda untuk diterima kerja semakin besar.  Intinya adalah jawablah pertanyaan dengan jujur, singkat dan tepat . 
Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan harga BBM baru untuk premium dan solar. Harga BBM tersebut telah diturunkan oleh pemerintah. Harga dasar premium ditetapkan Rp 6.600 per liter dari sebelumnya Rp 7.600 per liter. Harga BBM yang tidak lagi disubsidi tersebut berbeda-beda untuk setiap wilayah. Harga solar diturunkan menjadi Rp 6.400 per liter dari sebelumnya Rp 7.250 per liter. Harga itu berlaku di semua wilayah. 

Dampak terus melemahnya harga minyak mentah dunia, akhirnya pertamina juga menurunkan harga pertamax, pertamax plus dan pertamina dex. Menurut Direktur pemasaran pertamina, Ahmad Bambang Selama ini, harga pertamax memang selalu dievaluasi tiap dua pekan sekali. Lantaran saat ini premium juga sudah tidak disubsidi, perubahan harganya kemungkinan akan selalu dilakukan bersamaan.

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Harga terbaru pertamax bervariasi untuk beberapa daerah di seluruh Indonesia. Harga pertamax baru tersebut berkisar Rp. 8000 – Rp. 10.500 . Misalnya harga pertamax di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur adalah Rp. 8000, sedangkan di daerah pulau sumatra harga pertamax berkisar antara 8950-9700. Selengkapnya berikut harga baru pertamax, pertamax plus dan pertamina dex di seluruh wilayah Indonesia. Harga berlaku mulai senin 19 Januari 2015.

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

  1. Jabodetabek, harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  2. Serang, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  3. Bandung, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  4. Semarang, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  5. Yogyakarta, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  6. Solo, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  7. Surabaya, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  8. Jayapura, 
    harga pertamax Rp. 11800, pertamax plus, Rp. 17350, dan Pertamina Dex Rp. 20150
  9. Manokwari, 
    harga pertamax Rp. 10100
  10. Aceh, 
    harga pertamax Rp. 9050, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10600
  11. Medan, 
    harga pertamax Rp. 9000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10350
  12. Padang, 
    harga pertamax Rp. 9550
  13. Pekanbaru, 
    harga pertamax Rp. 9550, pertamax plus, Rp. 10500
  14. Jambi, 
    harga pertamax Rp. 9700, pertamax plus, Rp. 10850
  15. Palembang, 
    harga pertamax Rp. 9500, pertamax plus, Rp. 9750, dan Pertamina Dex Rp. 10400
  16. Palangkaraya, 
    harga pertamax Rp. 9850, pertamax plus, Rp. 11550
  17. Banjarmasin, 
    harga pertamax Rp. 9650, pertamax plus,  Rp. 11550
  18. Samarinda, 
    harga pertamax Rp. 9800, pertamax plus,  Rp. 11550
  19. Manado, 
    harga pertamax Rp. 10200, pertamax plus, Rp. 11750
  20. Palu, 
    harga pertamax Rp. 10100, pertamax plus, Rp. 11750
  21. Makassar, 
    harga pertamax Rp. 9900, pertamax plus, Rp. 11750
  22. Gorontalo, 
    harga pertamax Rp. 10600, pertamax plus, Rp. 11750
  23. Ambon, 
    harga pertamax Rp. 10600, pertamax plus, Rp. 20150
  24. Denpasar, 
    harga pertamax Rp. 8750, pertamax plus, Rp. 9350, 
    dan Pertamina Dex Rp. 11450
  25. Kupang, 
    harga pertamax Rp. 9900
  26. Mataram, 
    harga pertamax Rp. 9900
sumber : Pertamina
For Broker Properti, Inilah Cara Ampuh Memasarkan Properti

For Broker Properti, Inilah Cara Ampuh Memasarkan Properti

Saya bukanlah seorang broker properti. Tulisan Cara memasarkan properti saya kutip dari salah satu broker properti ternama di tanah air. Dari kata broker itu sendiri kita mengetahui bahwa seorang Broker properti adalah seorang perantara antara pemilik dan pembeli dalam transaksi sebuah property. Broker properti,  profesi yang saat ini sedang naik daun. Bahkan mungkin minimal ada 1 dari rekan anda adalah seorang broker properti. Mengapa? karena selain tanpa menuntut syarat suatu pendidikan akademis tertentu, tanpa modal yang besar, waktu yang fleksibel, seorang Broker properti bisa mendapatkan income yang menggiurkan dan relasi yang banyak.
broker properti
Menjadi broker properti memang menuntut teknik – teknik pemasaran handal. Untuk mempercepat terjualnya suatu property saat ini tidak cukup hanya mengandalkan iklan di koran atau media promosi lainnya. Tetapi perlu suatu jaringan broker properti yang besar disertai data – data pendukung yang up to date. Sehingga property dapat terjual dengan harga sebaik mungkin.

Cara Ampuh Memasarkan Properti

Dalam memasarkan produk properti, selalu ingat istilah “ no pain no gain “. Dengan kata lain, jika kita mengetahui bahwa komisi yang akan kita terima sebesar 10 juta. Apakah kita tidak berani mengeluarkan dana 100 ribu sampai 500 ribu untuk mendapatkannya? Atau kita hanya menunggu peruntungan kita selama 3 bulan jika ada yang mau dengan property yang kita pasarkan? Jika kita hanya menunggu, kapan kita bisa sukses dan memiliki keahlian yang mumpuni? Oleh karena itu sekali lagi ingat ” no pain no gain ”. Mari kita perlakukan yang lebih untuk eksklusif listing kita agar tidak menjadi sia-sia kesempatan yang kita miliki.

Membuat spanduk / Flyer.

Pembuatan Spanduk / Flyer dijual ataupun disewa yang berukuran cukup besar dengan warna yang mencolok dan menarik sehingga enak dipandang. Pasang spanduk / Flyer tersebut di property yang kita pasarkan dan di tempat – tempat sekitar lokasi property yang sedang kita pasarkan. Cari tempat / lokasi yang paling strategis dalam menaruhnya sehingga mudah dilihat orang yang lalu lalang.

Memasang Iklan di Media

Saat ini banyak iklan media massa yang dapat kita pakai untuk memasarkan property kita. Dari yang gratis-an sampai yang berbayar. Mari kita mulai dari bahas satu per satu

Iklan di Jejaring Sosial

Situs Jejaring sosial sudah mengubah pola komunikasi di dunia saat ini. Mengapa tidak kita gunakan? Apalagi kalau gratis. Dalam hal ini saya contohkan Facebook, twitter dan kaskus. Mari kita buat akun di situs – situs ini dan mulai mempromosikan profesi kita. Buatlah akun yang bagus, baik, sopan dan ramah. Gunakan nama asli dan tunjukkan foto diri anda. Ikuti juga grup – grup yang berkaitan dengan profesi kita. Juga milis – milis property yang ada. Hanya saja kita juga perlu mengetahui peraturan – peraturan yang ada di tiap situs agar akun kita tidak dianggap menyalahi aturan dan terblokir.

Beriklan di Toko–-toko online

Saat ini banyak dijumpai toko – toko online yang mengkhususkan diri berjualan properti seperti www.rumah123.com,   www.rumahdanproperti.com,  ataupun toko – toko online lainnya. Semakin banyak toko online yang kita ikuti, semakin besar kemungkinan property kita terjual. Hanya saja kita perlu menyeleksi toko – toko online tersebut. Cari yang aktif dan memiliki pengunjung yang banyak setiap harinya. Jangan memasarkan di toko online yang tidak aktif karena nantinya hanya akan membuang waktu.

Pasang Iklan di koran atau majalah

Iklan di koran atau majalah memang membutuhkan biaya. Tetapi hasil yang didapatkan juga sering tidak mengecewakan. Oleh karena itu, ketahui koran atau majalah mana yang paling sesuai dengan target pasar property yang kita pasarkan.

Membeli Klient data base

Kita bisa mendapatkan data base klient baru dari rekan kita dari agen asuransi / bank / multi level marketing / marketing bidang otomotif. Data itu mungkin perlu kita beli tetapi bisa dikata salah satu cara tercepat untuk mendapatkan jumlah klien data base yang besar dalam waktu singkat. Mengapa tidak kita coba? Mungkin kita juga bisa jalin kerjasama kemitraan dengan mereka.

Manfaatkan SMS promosi

Jika kita pandai – pandai mengikuti promo masing – masing provider komunikasi, tidak menutup kemungkinan kita bisa mendapatkan sms promosi dengan biaya yang seminimum mungkin.

Gunakan Jasa Sebar Brosur

Bagi yang mau lebih profesional, bisa mencoba membuat brosur pribadi atau gabungan dari beberapa rekan broker untuk menekan biaya percetakan. Lalu sebarkan brosur di jalan – jalan utama atau dalam kompleks perumahan melalui jasa kurir.
Inilah APBN Indonesia Tahun 2015

Inilah APBN Indonesia Tahun 2015

Pemerintah bersama DPR RI telah membahas dan menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 Pembahasan APBN 2015 ini tentu saja dengan memperhatikan pertimbangan DPD RI. sebelumnya RUU ABPN 2015 disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rapat Paripurna DPR-RI tanggal 15 Agustus 2014  dan disetujui oleh DPR pada tanggal 29 September 2014. APBN 2015 kemudian disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 Oktober 2014 melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 
Dari APBN 2015 pendapatan negara disepakati sebesar Rp 1.793,6 triliun dan belanja negara sebesar Rp 2.039,5 triliun, dengan defisit anggaran mencapai Rp 245,9 triliun atau 2,21 persen terhadap Product Domestik Bruto (PDB).
Pendapatan negara tersebut sebagian besar berasal dari pendapatan dalam negeri Rp 1.790,3 triliun, yaitu penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.380 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp 410,3 triliun serta hibah Rp 3,3 triliun.
Sementara, belanja negara sebesar Rp 2.039,5 triliun terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 1.392,4 triliun dan dana transfer ke daerah serta dana desa sebesar Rp 647 triliun. Belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian Lembaga Rp 647,3 triliun dan belanja non Kementerian Lembaga Rp 745,1 triliun.

Alokasi Anggaran Belanja Negara pada APBN tahun 2015

  1. Belanja Kementerian Negara/Lembaga : Rp647,3 triliun
  2. Subsidi : Rp414,7 triliun
  3. Pembayaran bunga utang : Rp152,0 triliun
  4. Transfer ke daerah : Rp638,0 triliun
  5. Dana desa : Rp9,1 triliun
  6. Belanja lainnya : Rp178,4 triliun
APBN Indonesia Tahun 2015

APBN Indonesia Tahun 2015

Hal-hal baru dalam APBN Indonesia Tahun 2015

Baseline Budget
APBN 2015 disusun pada masa transisi dari pemerintahan lama ke pemerintahan baru. Baseline budget memperhitungkan kebutuhan pokok penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga tetap memberikan ruang gerak fiskal kepada pemerintahan baru untuk melakukan penyesuaian.
Dana desa
Pengalokasian Dana Desa merupakan amanat Undang–Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Rincian belanja
Format rincian belanja disesuaikan dengan amar Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XI/2013 tanggal 22 Mei 2014 (menurut organisasi, fungsi, dan program serta revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR,DPR, DPD, dan DPRD) yang memberikan penekanan pembahasan pemerintah dengan DPR mengenai isu-isu yang lebih strategis.
Format baru
Format penulisan Nota Keuangan dibagi menjadi tiga bagian utama agar lebih sistematis dan mudah dipahami
Download Formulir Perpajakan Terbaru Lengkap

Download Formulir Perpajakan Terbaru Lengkap

Artikel pajak ini untuk membantu teman-teman yang kesulitan dalam pencarian formulir pajak. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum.
Lembaga Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan salah satu direktorat jenderal yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Berikut ini adalah beberapa formulir perpajakan yang bisa anda download untuk membantu pengurusan pajak anda.

Download Formulir Perpajakan Terbaru Lengkap

Formulir SPT Tahunan
SPT Tahunan PPh Badan 2014
Formulir 1771 $
Formulir 1771 Rp
Lampiran Khusus Formulir 1771 $
Lampiran Khusus Formulir 1771 Rp
Petunjuk Pengisian SPT 1771 dan 1771-$
SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2014 (PER-19/PJ/2014)
Formulir 1770
Formulir 1770 S
Formulir 1770 SS
Petunjuk pengisian 1770
Petunjuk Pengisian SPT 1770 S
SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2013 (PTKP Baru)
Formulir 1770
Formulir 1770 Billingual
Formulir 1770 S
Formulir 1770 SS
SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2012 (sama dengan SPT 2011 & 2010)
Formulir 1770 SS
Formulir 1770 SS Perubahan Data
Formulir 1770 S Petunjuk Pengisian
Formulir 1770 S
Formulir 1770 S Tambahan 1
Formulir 1770 S Tambahan 2
Formulir 1770 S Perubahan Data
Formulir 1770 Petunjuk Pengisian
Formulir 1770
Formulir 1770 Tambahan 1
Formulir 1770 Tambahan 2
Formulir 1770 Tambahan 3
Formulir 1770 Tambahan 4
Formulir 1770 Perubahan Data
SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2012 Bahasa Inggris (sama dengan SPT 2011 & 2010)
Formulir 1770 Manual Instruction
Formulir 1770
Formulir 1770 Additional 1
Formulir 1770 Additional 2
Formulir 1770 Additional 4
SPT Tahunan PPh Badan 2013 (sama dengan SPT 2012, 2011 & 2010)
Formulir 1771 – Y FORMULIR PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PENYAMPAIAN SPT

TAHUNAN PPh WP BADAN


Formulir 1771 Petunjuk Pengisian
Formulir Induk 1771 Rp
Formulir 1771 1A Lampiran Khusus Daftar Penyusutan dan Amortisasi Fiskal
Formulir 1771 2A Lampiran Khusus Perhitungan Kompensasi Kerugian Fiskal
Formulir 1771 3A Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dengan Pihak Istimewa
Formulir 1771 3A-1 Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dalam Hubungan Istimewa
Formulir 1771 3A-2 Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Pihak Penduduk Negara Tax Haven Country
Fomulir 1771 4-A Lampiran Khusus Daftar Fasilitas Penanaman Modal
Formulir 1771 5-A Lampiran Khusus Daftar Cabang Utama Perusahaan
Formulir 1771 6-A Lampiran Khusus Perhitungan Perhitungan PPh Pasal 26 Ayat (4)
Formulir 1771 7-A Lampiran Khusus Kredit Pajak Luar Negeri
Formulir 1771 8A-1 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Manufaktur
Formulir 1771 8A-2 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Dagang
Formulir 1771 8A-3 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Bank Konvensional
Formulir 1771 8A-4 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Bank Syariah
Formulir 1771 8A-5 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Perusahaan Asuransi
Formulir 1771 8A-6 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Non Kualifikasi
Formulir 1771 8A-7 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Dana Pensiun
Formulir 1771 8A-8 Lampiran Khusus Transkrip LK Rp Perusahaan Pembiayaan
Formulir 1771 Tambahan Lampiran 3 Rp Kredit Pajak Dalam Negeri
Formulir 1771 Tambahan Lampiran 5 Rp Daftar Pemegang Saham & Susunan Pengurus
Formulir 1771 Tambahan Lampiran 6 Rp Daftar Penyertaan Modal dll
Formulir 1771 Tambahan 2A Lampiran Khusus Perhitungan Kompensasi Kerugian Fiskal
Formulir 1771 Tambahan 3A Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dengan Pihak Istimewa
Formulir 1771 Tambahan 3A-2 Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dengan Pihak Penduduk Negara Tax Heaven Country
Formulir 1771 Tambahan 5A Lampiran Khusus Daftar Cabang Utama Perusahaan
Formulir 1771 Tambahan 7A Lampiran Khusus Kredit Pajak Luar Negeri
Formulir 1771 US Petunjuk Pengisian
Formulir Induk 1771 US
Formulir 1771 US 1B Lampiran Khusus Daftar Penyusutan dan Amortisasi Fiskal
Formulir 1771 US 2B Lampiran Khusus Perhitungan Kompensasi Kerugian Fiskal
Formulir 1771 US 3B Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dengan Pihak Hubungan Istimewa
Formulir 1771 US 3B-1 Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dalam Hubungan Istimewa
Formulir 1771 US 3B-2 Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Tax Haven Country
Formulir 1771 US 4-B Lampiran Khusus Daftar Fasilitas Penanaman Modal
Formulir 1771 US 5-B Lampiran Khusus Daftar Cabang Utama Perusahaan
Formulir 1771 US 6-B Lampiran Khusus Perhitungan PPh Pasal 26 Ayat (4)
Formulir 1771 US 7-B Lampiran Khusus Kredit Pajak Luar Negeri
Formulir 1771 US 8B-1 Lampiran Khusus Transkrip LK US Manufaktur
Formulir 1771 US 8B-2 Lampiran Khusus Transkrip LK US Dagang
Formulir 1771 US 8B-3 Lampiran Khusus Transkrip LK US Bank Konvensional
Formulir 1771 US 8B-4 Lampiran Khusus Transkrip LK US Bank Syariah
Formulir 1771 US 8B-5 Lampiran Khusus Transkrip LK US Perusahaan Asuransi
Formulir 1771 US 8B-6 Lampiran Khusus Transkrip LK US Non Kualifikasi
Formulir 1771 US 8B-7 Lampiran Khusus Transkrip LK US Dana Pensiun
Formulir 1771 US 8B-8 Lampiran Khusus Transkrip LK US Perusahaan Pembiayaan
Formulir 1771 US Tambahan Lampiran 3 Kredit Pajak Dalam Negeri
Formulir 1771 US Tambahan Lampiran 5 Daftar Pemegang Saham & Susunan Pengurus
Formulir 1771 US Tambahan Lampiran 6 Daftar Penyertaan Modal dll
Formulir 1771 US Tambahan 2B Lampiran Khusus Perhitungan Kompensasi Kerugian Fiskal
Formulir 1771 US Tambahan 3B Lampiran Khusus Pernyataan Transaksi Dengan Pihak Hubungan Istimewa
Formulir 1771 US Tambahan 3B-2 Lampiran Khusus Pernyataan Tax Haven Country
Formulir 1771 US Tambahan 5-B Lampiran Khusus Daftar Cabang Utama Perusahaan
Formulir 1771 US Tambahan 7-B Lampiran Khusus Kredit Pajak Luar Negeri
SPT Tahunan PPh Badan 2013 Bahasa Inggris (sama dengan SPT 2012, 2011 & 2010)
Formulir 1771 Manual Instruction
Formulir 1771
Formulir 1771 1A Special Attachment List of Depreciation & Amortization Fiscal
Formulir 1771 2A Special Attachment Calculation of Fiscal Loss Carry Forward
Formulir 1771 3A Special Attachment Statement of Transaction with Related Parties
Formulir 1771 3A-1 Special Attachment Statement of Transaction in Related Parties
Formulir 1771 3A-2 Special Attachment Statement of Transaction with Parties of Tax Haven Country Resident
Formulir 1771 4-A Special Attachment List of Invesment Facilities
Formulir 1771 5-A Special Attachment List of Branch Major
Formulir 1771 6-A Special Attachment Calculation of Income Tax Article 26 Par (4)
Formulir 1771 7-A Special Attachment Foreign Tax Credit
Formulir 1771 8A-1 Special Attachment Transcript FS Industrial Companies
Formulir 1771 8A-2 Special Attachment Transcript FS Trading Companies
Formulir 1771 8A-3 Special Attachment Transcript FS Conventional Banks
Formulir 1771 8A-4 Special Attachment Transcript FS Sharia Banks
Formulir 1771 8A-5 Special Attachment Transcript FS Insurance Company
Formulir 1771 8A-6 Special Attachment Transcript FS Non-Qualification
Formulir 1771 8A-7 Special Attachment Transcript FS Pension Fund
Formulir 1771 8A-8 Special Attachment Transcript FS Financing Company
Formulir 1771 Additional Attachment 3
Formulir 1771 Additional Attachment 5
Formulir 1771 Additional Attachment 6
Formulir 1771 Additional 2A Special Attachment Calculation of Fiscal Loss Carry Forward
Formulir 1771 Additional 3A Special Attachment Statement of Transaction with Related Parties
Formulir 1771 Additional 3A-2 Special Attachment Statement of Transaction with Parties of Tax Haven Country Resident
Formulir 1771 Additional 5-A Special Attachment List of Branch Major
Formulir 1771 Additional 7-A Special Attachment Foreign Tax Credit
Formulir 1771 US Manual Instruction
Formulir 1771 US
Formulir 1771 US 1B Special Attachment List of Depreciation & Amortization Fiscal
Formulir 1771 US 2B Special Attachment Calculation of Fiscal Loss Carry Forward
Formulir 1771 US 3B Special Attachment Statement of Transaction with Related Parties
Formulir 1771 US 3B-1 Special Attachment Statement of Transaction in Related Parties
Formulir 1771 US 3B-2 Special Attachment Statement of Transaction with Parties of Tax Haven Country Resident
Formulir 1771 US 4-B Special Attachment List of Invesment Facilities
Formulir 1771 US 5-B Special Attachment List of Branch Major
Formulir 1771 US 6-B Special Attachment Calculation of Income Tax Article 26 Par (4)
Formulir 1771 US 7-B Special Attachment Foreign Tax Credit
Formulir 1771 US 8B-1 Special Attachment Transcript FS Industrial Companies
Formulir 1771 US 8B-2 Special Attachment Transcript FS Trading Companies
Formulir 1771 US 8B-3 Special Attachment Transcript FS Conventional Banks
Formulir 1771 US 8B-4 Special Attachment Transcript FS Sharia Banks
Formulir 1771 US 8B-5 Special Attachment Transcript FS Insurance Company
Formulir 1771 US 8B-6 Special Attachment Transcript FS Non-Qualification
Formulir 1771 US 8B-7 Special Attachment Transcript FS Pension Fund
Formulir 1771 US 8B-8 Special Attachment Transcript FS Financing Company
Formulir 1771 US Additional Attachment 3
Formulir 1771 US Additional Attachment 5
Formulir 1771 US Additional Attachment 6
Formulir 1771 US Additional 2A Special Attachment Calculation of Fiscal Loss Carry Forward
Formulir 1771 US Additional 3A Special Attachment Statement of Transaction with Related Parties
Formulir 1771 US Additional 3A-2 Special Attachment Statement of Transaction with Parties of Tax Haven Country Resident
Formulir 1771 US Additional 5-B Special Attachment List of Branch Major
Formulir 1771 US Additional 7-A Special Attachment Foreign Tax Credit
SPT Tahunan PPh Badan untuk tahun pajak 2010
1771 Rupiah (PER-34/PJ/2010)
SPT Tahunan PPh Orang Pribadi untuk tahun pajak 2010
1770 SS & Petunjuk Pengisian (PER-34/PJ/2010)
1770 S (PER-34/PJ/2010)
Petunjuk Pengisian 1770 (PER-34/PJ/2010) -Baru-
Petunjuk Pengisian 1770 S (PER-34/PJ/2010) -Baru-
1770 (PER-34/PJ/2010)

SPT Masa


SPT Masa PPh Pasal 21/26 Sejak Januari 2014 (PER-14/PJ/2013)
Formulir SPT Masa PPh Pasal 21/26
Petunjuk Umum
SPT PPh 21/26 s.d Tahun 2013 (digunakan sampai dengan Masa Pajak Desember 2013)
Formulir 1721 Lampiran T
Formulir 1721 Lampiran II
Formulir 1721 Lampiran I
Formulir 1721 Induk
SPT Masa PPN Pengkreditan PM 2011
Formulir 1111DM Induk
Formulir 1111DM Lampiran II
Formulir 1111DM Petunjuk Teknis
Formulir 1111DM Panduan Cetak Form
SPT Masa PPN 2011
Formulir 1111 Induk
Formulir 1111 Lampiran II
Formulir 1111 Petunjuk Teknis
Formulir 1111 Panduan Cetak Form
SPT Masa PPN 2008
Formulir 1108 Induk
Formulir 1108 Lampiran A
Formulir 1108 Lampiran B
SPT Masa PPnBM Bukan Pemungut
SPT Masa PPnBM 1195BM
SPT Masa PPnBM Pemungut
SPT Masa PPnBM 1101BM PUT
Petunjuk Pengisian 1101BM
SPT Masa PPh Pasal 15
Bukti Pemotongan PPh atas Imbalan yang Dibayarkan atau Terutang kepada Perusahaan Pelayaran Dalam Negeri (f.1.1.33.13)
Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Pasal 15 (f.1.1.32.05)
SPT Masa PPh Pasal 22
Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Pasal 22 (f.1.1.32.02)
Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 oleh Badan Usaha Industri Eksportir Tertentu (f.1.1.33.04)
SPT Masa PPh Pasal 23/26
Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 (f.1.1.33.06)
Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Pasal 23 Dan Atau Pasal 26 (f.1.1.32.03)
SPT Masa PPh Pasal 4 ayat 2
Bukti Pemotongan Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Hadiah Undian (f.1.1.33.09)
Bukti Pemotongan Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi (f.1.1.33.16)
Bukti Pemotongan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan atau Bangunan (f.1.1.33.12)
Bukti Pemotongan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Bunga Deposito Tabungan, Diskonto SBI dan Jasa Giro (Final) (f.1.1.33.10)
Bukti Pemotongan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Penghasilan dari Transaksi Penjualan Saham yang Diperdagangkan di Bursa Efek (f.1.1.33.11)
Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Final Pasal 4 Ayat (2) (f.1.1.32.04)
SPT Masa PPN Bukan Pemungut
Petunjuk Pengisian 1195
SPT Masa PPN 1195 (KEP-12/PJ/1995)
SPT Masa PPN Pemungut
SPT Masa PPN 1101 PUT
Petunjuk Pengisian 1101 PUT
Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan Surat Tagihan Pajak (STP)
PPN
STP PPN (PER-33/PJ/2008)
SKPKB PPN (PER-21/PJ/2010)
PPnBM
SKPKB PPnBM (PER-33/PJ/2008)
STP PPnBM (PER-33/PJ/2008)
PPN/ PPnBM yang ditagih kembali
Petunjuk Pengisian Nota Hitung PPN/ PPnBM yang ditagih kembali (PER-33/PJ/2008)
Nota Hitung PPN/ PPnBM yang ditagih kembali (PER-33/PJ/2008)
Bunga/ Denda Penagihan
STP Bunga/ Denda Penagihan (PER-33/PJ/2008)
Nota Hitung Bunga/ Denda Penagihan (PER-21/PJ/2010)
Daftar Pengantar
Daftar Pengantar SKP (PER-33/PJ/2008)
Pajak Penghasilan
STP PPh Badan/ OP (PER-21/PJ/2010)
SKPKB PPh Badan/ OP (PER-33/PJ/2008)
PPh Pemotongan/ Pemungutan
STP PPh Pemotongan/ Pemungutan (PER-21/PJ/2010)
SKPKB PPh Pemotongan/ Pemungutan (PER-33/PJ/2008)

SSP


Surat Setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
Surat Setoran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (SSB) & Petunjuk Pengisian
Surat Setoran Bukan Pajak
Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP) & Petunjuk Pengisian
Surat Setoran Pajak (SSP)
SSP mulai 1 Juli 2009 (PER-38/PJ/2009) -Baru-
Surat Setoran Pajak Bumi dan Bangunan
Surat Setoran Pajak Pajak Bumi dan Bangunan (SSP PBB) ( PER-59/PJ/2009)
Surat Setoran Pajak Bumi dan Bangunan (SSPBB) (PER-59/PJ/2009)
Bukti Potong
Bukti Potong dan Daftar Bukti Potong PPh Pasal 15
Bukti Pemotongan PPh atas Imbalan yang Dibayarkan atau Terutang kepada Perusahaan Pelayaran Dalam Negeri (f.1.1.33.13)
Daftar Bukti Potong PPh Pasal 15
Bukti Pemotongan PPh atas Imbalan yang Dibayarkan atau Terutang kepada Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan Luar Negeri Final (f.1.1.33.14)
Bukti Potong dan Daftar Bukti Potong PPh Pasal 4(2)
Bukti Pemotongan Pemungutan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Hadiah Undian (f.1.1.33.09)
Daftar Bukti PotPut PPh 4 Ayat 2
Bukti Pemotongan PPh Final Pasal 4 ayat (2) atas Bunga Deposito Tabungan, Diskonto SBI dan Jasa Giro (Final) (f.1.1.33.10)
Bukti Potong dan Daftar Bukti Potong PPh Pasal 23/26
Bukti Pemotongan PPh Pasal 23 (f.1.1.33.06)
Daftar Bukti PotPut PPh 23 & 26
Bukti Pemotongan PPh Pasal 26 (f.1.1.33.08)
Bukti Potong dan Daftar Bukti Potong PPh Pasal 22
Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 oleh Badan Usaha Industri Eksportir Tertentu (f.1.1.33.04)
Daftar Bukti Pungut PPh Pasal 22
Daftar Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 (D.1.1.32.04)
Bukti Potong dan Daftar Bukti Potong PPh Pasal 21/26
Bukti Pemotongan Formulir 1721 A1 & A2
Bukti Pemotongan PPh Pasal 21/26 (f.1.1.33.01)
Bukti Pemotongan PPh Pasal 21/26 (final) (f.1.1.33.02)
Form Lainnya
Formulir permohonan e-Fin Untuk e-Filing
Surat Keterangan Domisili (SKD/ DGT)
Form DGT 2 & Petunjuk Pengisian (PER-61/PJ/2009)
Form DGT 1 & Petunjuk Pengisian (PER-61/PJ/2009)
Lain-Lain
Formulir Permintaan Electronic Filing Identification Number (eFIN)
Pemberitahuan Ekspor JKP atau BKP Tidak Berwujud (PMK 70/PMK.03/2010)
form pemberitahuan penggunaan norma
Contoh Pengisian Lampiran Khusus Kompensasi Kerugian
SSPCP
Surat Setoran Pabean, Cukai, dan Pajak (SSPCP) -Baru-
Petunjuk Pengisian SSPCP
Faktur Pajak, Nota Retur & Nota Pembatalan
Faktur Pajak Standar (PER-159/PJ/2006)
Faktur Pajak Standar Valas (PER-159/PJ/2006)
Petunjuk Pengisian Faktur Pajak Standar (PER-159/PJ/2006)
Faktur Pajak (PER-13/PJ/2010)
Faktur Pajak Valas (PER-13/PJ/2010)
Petunjuk Pengisian Faktur Pajak (PER-13/PJ/2010)
Nota Retur (PMK 65/PMK.03/2010)
Nota Pembatalan (PMK 65/PMK.03/2010)
Contoh bentuk dan ukuran Faktur Pajak (Lampiran IA PER-24/PJ/2012)
Contoh bentuk dan ukuran Faktur Pajak Valas (Lampiran IB PER-24/PJ/2012)
Tata Cara Pengisian Keterangan Pada Faktur Pajak (Lampiran II PER-24/PJ/2012)
Formulir permohonan kode aktivasi dan password/ cetak ulang kode aktivasi/update email (Lampiran IVA PER-24/PJ/2012)
Surat permintaan nomor seri faktur pajak (Lampiran IVD PER-24/PJ/2012)
Formulir pemberitahuan nomor seri faktur pajak (Lampiran IVF PER-24/PJ/2012)
Surat pemberitahuan PKP atau penunjukan pejabat/pegawai yang berwenang menandatangani faktur pajak (Lampiran VA PER-24/PJ/2012)
Surat Pemberitahuan perubahan pejabat/pegawai yang berwenang menandatangani faktur pajak (Lampiran VB Per-24/PJ/2012)
NPWP & PKP
Formulir Pengukuhan PKP (PER-20/PJ/2013)
Formulir Permohonan Penetapan WP Non Efektif (PER-20/PJ/2013)
Formulir Pendaftaran Wajib Pajak Orang Pribadi (PER-20/PJ/2013)
Formulir Pendaftaran Wajib Pajak Badan (PER-20/PJ/2013)
Formulir Perubahan Data Wajib Pajak (PER-20/PJ/2013)
Formulir Pemindahan Wajib Pajak (PER-20/PJ/2013)
Formulir Pencabutan Pengukuhan PKP (PER-20/PJ/2013)
Formulir Penghapusan NPWP (PER-20/PJ/2013)
Formulir Permohonan Pendaftaran WP untuk Badan/Joint Operation (PER-44/PJ/2008)
Formulir Permohonan Pendaftaran WP untuk Orang Pribadi (PER-44/PJ/2008)
Surat Pernyataan Tidak Mempunyai Kegiatan Usaha/Melakukan Pembayaran

Download formulir pajak terbaru ini bisa anda download disini

Inilah Perbandingan Gaji Karyawan Indonesia dengan Negara di Asean

Inilah Perbandingan Gaji Karyawan Indonesia dengan Negara di Asean

Dikutip dari Numbeo, Indonesia menempati peringkat ke delapan gaji rata-rata karyawan di negara Asean. Rata-rata gaji pekerja per bulan di Indonesia tercatat sebesar Rp 3,67 juta. Pada umumnya, seluruh pegawai di Indonesia menerima gaji di kisaran Rp 2,5 juta – Rp 5 juta per bulan. Tetapi fakta di lapangan tidak semua menerima gaji sebesar itu. Banyak sekali para pekerja yang menerima gaji di bawah 1 juta. Angka rata-rata tersebut menunjukan tingginya kesenjangan gaji masyarakat kelas atas dan kelas bawah.
Di negara tetangga, Malaysia, pendapatan rata-rata pekerjanya terhitung nyaris empat kali lipat lebih tinggi daripada Indonesia. Para pekerja di Malaysia rata-rata memperoleh gaji sebesar US$ 979,2 atau Rp 11,87 juta per bulan. (kurs: Rp 12.146/US$)
Sekadar perbandingan, berikut rata-rata gaji pekerja di negara-negara ASEAN dari yang tertinggi hingga terendah

Gaji Rata-rata Karyawan di Negara ASEAN

1. Singapura

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 2.951 atau Rp 35,8 juta

2. Brunei

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 1.339 atau Rp 16,26 juta

3. Malaysia

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 979,2 atau Rp 11,87 juta

4. Thailand

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 520,2 atau Rp 6,31 juta

5. Myanmar

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 367,6 atau Rp 4,5 juta

6. Filipina

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 351,88 atau Rp 4,3 juta

7. Vietnam

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 305,16 atau Rp 3,7 juta

8. Indonesia

Rata-rata gaji pekerja per bulan: Rp 3,67 juta

9. Kamboja

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 207,47 atau Rp 2,52 juta

10. Laos

Rata-rata gaji pekerja per bulan: US$ 175 atau Rp 2,12 juta

BBM Naik, Menkeu: Premium Masih Disubsidi Rp 1.500/Liter

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengumumkan harga BBM bersubsidi jenis solar dan premium naik. Harga solar dan premium bersubsidi naik Rp 2.000 per liter. Menurut Menkeu, Meski naik, bensin premium dan solar masih disubsidi. Untuk premium, pemerintah masih memberikan subsidi Rp 1.500 per liter.
“Kenaikan Rp 2.000 sisakan subsidi Rp Rp 1.500. Kalau solar lebih mahal dari itu,” kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Istana Negara, Jakarta.
Kenaikan ini, kata Bambang, tetap berlaku meskipun harga minyak dunia yang menjadi patokan kenaikan harga BBM bersubsidi sedang turun.
“Harga minya turun. Kita nggak lihat harga dari hari ke hari. Kita lihat dalam sebulan dan setahun, harga minyak nggak bisa dilihat seikit,” jelasnya.
Pasca kenaikan harga BBM ini, pemerintah akan mengalokasikan anggaran penghematan ke sektor infrastruktur pertanian, perikanan, hingga perlindungan sosial. 
Namun Bambang tidak menyebut berapa besar alokasi anggaran pengalihan dari penghematan BBM bersubsidi. “Intinya sebagian besar dipakai tambahan ke transfer daerah dan dibagi-bagi menurut prioritas,” jelasnya.
Selain alokasi anggaran untuk infrastruktur, pemerintah akan memperkuat anggaran untuk jaminan sosial tahun 2015.
“Dicadangkan jaminan sosial sebesar Rp 5 triliun di APBN-P 2015. Nanti bantuan langsung ke rumah tangga akan diperkuat,” tegasnya.
Dilansir dari detik.com, Tanpa Subsidi, Harga Bensin Premium Rp 8.600/Liter. Harga minyak dunia saat ini turun di bawah US$ 80 per barel. Dengan nilai tukar dolar AS Rp 12.000 saat ini, harga bensin premium tanpa subsidi adalah Rp 8.600/liter.
“Kalau minyak mentahnya US$ 100/barel, dolarnya Rp 12.000, maka harga premium sekitar Rp 10.000 per liter. Tapi ingat harga BBM itu lebih mahal daripada harga minyak mentah. Kalau sekarang harga minyak mentah US$ 80 per barel, dan dolarnya Rp 12.000, maka harga premium sekitar Rp 8.600 per liter,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di kantor Kementerian BUMN
Harga BBM Naik, Ini Isi Pidato Jokowi

Harga BBM Naik, Ini Isi Pidato Jokowi

Di awal kepemimpinannya sebagai Presiden, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi memberikan kado spesial buat rakyat Indonesia yakni kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Dalam pidato di Istana Negara Malam ini , Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) akhirnya resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi terhitung 18 November 2014 pukul 00.00 Wib .

BBM bersubsidi jenis Premium dijual Rp 8.500 per liter atau naik Rp 2.000 per liter dari sebelumnya Rp 6.500 per liter. Sementara BBM bersubsidi jenis Solar dijual Rp 7.500 per liter atau naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 5.500 per liter. Kenaikan harga BBM terakhir dilakukan di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tepatnya pada pada 22 Juni 2013. Saat itu, pemerintah menetapkan harga BBM bersubsidi jenis Premium naik Rp 2.000 per liter dan harga jual Solar naik Rp 1.000 per liter.

Pidato Lengkap Jokowi tentang Pengumuman Kenaikan BBM

Pidato Lengkap Jokowi tentang Pengumuman Kenaikan BBM

Assalamualaikum wr wb,
Selamat malam salam sejahtera bagi kita semua.
Dari waktu ke waktu kita sebagai bangsa kerap dihadapkan pada pilihan sulit. Meski demikian kita harus memilih dan mengambil keputusan. Hari ini setelah melalui serangkaian pembahasan di sidang kabinet paripurna, di kementerian teknis, di Kemenko Perekonomian dan di rapat terbatas di Istana, pemerintah memutuskan untuk melakukan pengalihan subsidi BBM dari sektor konsumtif ke sektor-sektor produktif. 
Selama ini negara membutuhkan anggaran untuk membangun infrastruktur untuk membangun pendidikan dan kesehatan. Namun anggaran ini tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM. Sebagai konsekuensi dari pengalihan subsidi tersebut, saya selaku Presiden RI menetapkan harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 WIB, terhitung sejak tanggal 18 November 2014.
Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Untuk rakyat kurang mampu disiapkan perhitungan sosial berupa paket, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia pintar, yang dapat dapat untuk menjaga daya beli rakyat dan memulai usaha-usaha di sektor ekonomi produktif. Pasti akan bermunculan pendapat yang setuju dan tidak setuju. 
Pemerintah sangat menghargai setiap masukan-masukan. Semoga keputusan pengalihan subsidi ke arah sektor produktif ini merupakan jalan terbuka untuk menghadirkan anggaran belanja yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Demikian yang saya sampaikan. Wassalamualaikum wr wb.
Setelah ini menteri terkait akan memberikan keterangan. Terima kasih.
Optimisme, Hemat Pangkal Miskin, Boros Pangkal Kaya

Optimisme, Hemat Pangkal Miskin, Boros Pangkal Kaya

Barusan saya menemukan sebuah artikel menarik tentang perencanaan ekonomi atau lebih spesifik lagi mengenai cara mengelola uang. Masalah keuangan memang sudah menjadi makanan sehari-hari. Siapa saja pasti pernah bermasalah dengan yang namanya uang. Dalam artikel berikut akan dijelaskan teori perencanaan keuangan yang lebih melihat perencanaan keuangan dengan faktor sudut pandang dalam hal ini (Sudut pandang optimistik) bukan kalkulasi.
perencanaan keuangan
Uang merupakan sebuah faktor fundamental bagi manusia untuk bertahan hidup dewasa ini karena memiliki nilai nominal yang tercantumkan dalam bentuk angka, maka terdapat dua cara manusia memperlakukan uang yaitu dengan cara menghitung (kalkulasi) yang kita sebut dengan kalkulan dan juga dengan cara berjudi atau bisa kita sebut sebagai spekulan.
  1. Kalkulan adalah type yang selalu menggunakan uang dengan menghitungnya, Kalkulan inilah yang melahirkan apa yang disebut dengan perencanan keuangan, secara prinsip perencanan keuangan adalah alokasi keuangan atas dasar invetarisir kebutuhan hidup dengan waktu sebagai ukuran baku. Misal menabung, alokasi untuk masa depan atau kemungkinan – kemungkinan yang kita percayai. Kalkulan menggunakan uang dengan menghitung perbandingan nominal yang mereka miliki dengan ukuran waktu. Misal dengan gaji 1 juta ,kalkulan akan mengalokasikan gaji tersebut dalam pos – pos yang mereka sediakan, untuk biaya pendidikan, jajan, belanja, dll
  2. Spekulan adalah type yang menggunakan uang untuk uang, maksudnya gimanah ? spekulan menggunakan uang mereka dengan maksud melipat gandakan uang mereka dengan prinsip ekonomi Adam smith, yaitu dengan modal sekecil – kecilnya mendapatkan keuntungan sebesar -besarnya, yang menjadi tonggak kapitalisme dewasa ini. Karena yang menjadi tolak ukur disini adalah nominal uang dan tujuan untuk membesarkan uang itu sendiri, terdapat kecenderungan menggunakan uang hanya untuk saat ini dan melakukan spekulasi, baik itu untuk mendapatkan uang lagi sendiri ataupun untuk memenuhi kebutuhan hidup, spekulan akan lebih mengikuti ego mereka.

Sifat dua sudut pandang ini tidak bersifat absolut, jadi bisa saling mengisi, mana yang lebih dominan, biasanya karyawan akan lebih cederung sebagai kalkulan, pengangguran spekulan, sedangkan pebisnis balance antara keduanya 
Di atas adalah teori tentang sudut pandang orang tentang uang, jika hidubungkan dengan judul, para kalkulan memiliki orientasi untuk hemat sedangkan spekulan cenderung lebih boros. Tapi dari tulisan ini saya mengajak anda semua melihat satu sudut pandang baru yang disebut sudut pandang optimis, yang memungkinkan kita untuk menyeimbangkan kedua sudut pandang tersebut.
Mati kita patahkan dulu mitos – mitos yang selalu diajarkan terhadap kita sejak kecil (mitos bagi sudut pandang optimis).

Menabung untuk masa depan? Saya harus bilang ini mitos yang paling menyesatkan. Coba anda taruh uang Rp. 500.000 di bank dan diamkan selama 4 tahun. Bisa dipastikan agan akan mendapatkan saldo agan menjadi 0. Karena menabung di bank kita akan tergerus dengan inflasi dan juga biaya adminsitrasi. Artinya berapa yang ada simpan di bank harus dihitung brp jmlh uang agan berkurang.

Menabung juga kata lain dari menimbun, cikal bakal dari pemusatan uang di beberapa golongan, karena itu menabung tidak berarti selalu untung .. bahkan dengan cara yang salah, menabung justru bisa memiskinkan kita
Uang harus disimpan. Salah besar uang itu harus dihabiskan. Coba klo saya tanya apa fungsi uang? pasti untuk dibelanjakan? jadi dengan menyimpan uang kita telah menyalahgunakan fungsi uang yang sebenarnya.
Secara konvensional membuat perencanaan keuangan selalu disamakan dengan menabung dan menghitung. mungkin terlihat seperti mitos , tetapi uang jika selalu dihitung akan selalu berkurang dan entah kenapa cepat habis, sementara jika tidak dihitung pasti akan selalu ada. Mitos sajakah?
Ini penjelasan versi saya, ketika anda selalu menghitung uang maka otak akan mengirimkan sinyal bahaya untuk selalu menjaga uang, tetapi kebutuhan tidak bisa ditahan. Sedangkan jika kita tidak menghitung uang, otak akan merasa lebih nyaman dan akan akan lebih memiliki konsentrasi lebih untuk melakukan usaha dan secara tidak sadar menempatkan uang di posisi – posisi strategis (misal tiba2 nemu uang di kantong jaket )
Dalam Islam hanya dikenal 2 sistem ekonomi, Riba dan Sedekah ( kenapa tidak saya sebut syariah? nanti akan dijelaskan).
Riba adalah sistem pemusatan harta pada segeliintir orang bukan hanya sekedar pengadaan bunga dari pinjaman. Sekarang kenapa sistem bunga ini ada? karena ada orang yg menyimpan banyak uang, sementara orang lain tidak memiliki uang, karena itu si kaya bisa memanfaatkan situasi itu untuk terus mengambil uang dari si miskin, sehingga untuk menjadi kaya anda harus memiskinkan orang lain sementara sedekah yang kita artikan menyumbang, sebenarnyah memiliki arti lebih luas yaitu distribusi kekayaan.
Jika kita telah sepakat bahwa sedekah = distribusi kekayaan secara merata, maka anda akan cocok menerapkan sudut pandang “optimis” dalam mengelola keuangan anda. Prinsip dasar pengelolaan ini adalah
Jangan pernah menyimpan uang , jangan pernah berhemat, tapi jadi boros. Kenapa? coba tanya sama ahli ekonomi manapun, apakah konsumtif itu baik? pasti baik karena kenapa perekonomian indonesia bisa bertahan dari krisis global karena tingkat konsumtif masyarakat juga naik, karena yang bikin negara ini miskin adalah mental hemat para pejabat negara yang sangking hematnya menyimpan uang yang harusnya didistribusikan ke masyarakat ke rekening sendiri . Nah sekarang seperti apa sih membuat pengelolaan uang dengan sudut pandang optimis
Untuk bisa mengelola uang secara optimis anda harus mengecilkan arti uang dan memiliki tingkat konsumtif yang tinggi. Artinya uang itu dicari untuk dihabiskan bukan untuk disimpan, Seperti analogi gelas , kalau gelas tidak menjadi kosong maka anda gak akan menuangkan air lagi, sama dengan uang kalau belum habis yah anda pasti gak akan dapat uang lagi.
Tidak ada yang terlalu mahal untuk dibeli jika itu bisa menunjang produktivitas, dan tidak ada yang terlalu murah untuk dibeli jika tidak memiliki nilai guna. Ini adalah prinsip berbelanja sudut pandang optimis. Contoh Kalau anda memang harus membeli Laptop Apple karena bisa menunjang pekerjaan (misal anda seorang desainer) pastikan anda membeli produk tersebut, tapi jangan pernah beli Apple padahal anda cuman perlu buat internetan, dan gak ngerti make MAC
Jangan hitung berapa yang dihabiskan, tapi hitung berapa yang bisa dihasilkan. Namanya juga optimis, jadi harus melihat segala sesuatu ke depan dengan positif. Jangan pernah menghitung pembelian barang berdasarkan harga, misal beli laptop ori harga 10 juta, laptop kw 7 juta. Anda akan terjebak dalam perang harga produsen, malah bisa mengalami kerugian, kalau KW biasanya gak ada garansi jadi klo rusak, malah perlu biaya dobel untuk perbaikan, intinya selama anda menghitung pembelian dari harga semakin kita sering pusing. Ubah mindset, contoh nyata dari tahun 2008 saya sudah 3 beli Laptop dan rata – rata selalu beli produk terbaru pada jamannya jadi pengeluaran ada di kisaran 7 – 8 juta/tiap ganti laptop, padahal saat itu selalu ada laptop – laptop dengan kisaran harga 3 – 5 juta. Tapi saya gak mau terjebak dengan kepusingan perang harga, yang penting dengan laptop 8 juta berapa yang bisa saya hasilkan dari laptop tersebut? Sama dengan membeli rumah. Jika kita beli rumah 100 juta tahun ini, artinya harus membayar cicilan satu juga selama 10 tahun (misalkan) tapi bila saya beli kost2an 1 M hari ini dengan pemasukan 20 juta sebulan, artinya saya punya pemasukan bersih dikurangin cicilan 5 juta /bln, dalam setaun 60 juta, Jadi berapa yang sudah anda hasilkan dari semua barang yang anda beli??
Jangan pernah memikirkan menyimpan uang selama satu bulan,tapi bagaimana menghabiskan uang dalam 1 bulan. Jika anda memiliki gaji sebesar 1 juta/bln jangan berpikir untuk menyimpannya agar tidak habis, tapi pikirkan bagaimana bisa habis dalam 1 bulan, ingat dalam 1 bulan bukan 1 hari. Artinya kalau anda berpikir untuk menyimpan maka secara tidak langsung otak akan memberikan perintah untuk pelit, padahal kita tahu kalau uang makin disimpan maka dia akan semakin habis, tapi ketika uang dibelanjakan maka dia akan bertambah, anda belikan makanan dia berubah menjadi energi untuk mencari uang, anda belikan smartphone dia akan menjadi modal untuk komunikasi untuk menghasilkan uang, anda pinjamkan ke teman yang kesusahan, anda memiliki tabungan ketika suatu waktu anda kesusahan. Jika digunakan bukan untuk ego uang akan selalu kembali kepada kita. Seringkali dengan selalu menyimpan uang justru menggoda ego kita untuk menggunakan uang secara kalap
Bukan uang yang kita cari, tapi apa yang bisa dibeli dengan uang. Banyak orang salah kaprah dengan bekerja unuk mencari uang, padahal kebutuhan mereka bukan dipenuhi oleh uang, uang hanya sebuah perantara untuk membeli nasi, motor, pacar , rumah, dll mulai lah berorientasi untuk memenuhi kebutuhan anda atau mimpi, bukan atas dasar uang. Sekarang kalau tiap hari anda bisa makan enak, punya rumah, punya mobil, senang – senang tiap hari, apa anda masih butuh uang? liat aja Paris Hilton, dia aneh kenapa orang harus kerja? Mungkin dari sudut pandang umumnya, hal ini seperti penghinaan, tapi liat dengan sudut pandang yang berbeda dimana hidup itu harusya dinikmati, uang harus bisa dinikmati, uang harus bekerja untuk kepentingan kita, bukan kita yang bekerja untuk uang
Demikian , prinsip dasar pengelolaan uang dengan sudut pandang optimis
Semoga bermanfaat. Sebenarnya secara teknis prinsip – prinsip diatas saya terapkan dalam berbisnis dan juga kehidupan sehari – hari. Pandangan diatas sangat terpengaruhi oleh gaya hidup pengusaha – pengusaha besar dan juga ekonomi syariah. saya cuman coba membuat intisarinya ajah.