Review : Film Bioskop Terbaru 2015 “Blackhat”

Review : Film Bioskop Terbaru 2015 “Blackhat”

Pada awalnya film Blackhat ini berjudul “Cyber”, tanpa alasan yang kurang begitu dipublikasikan ke media, Cyber berganti nama mejadi Blackhat. Memang film ini mengisahkan tentang kejahatan dalam dunia IT, atau bisa disebut hacker, cyber yang intinya meretas suatu jaringan kemudian mengacaukannya dengan tujuan tertentu. Tokoh utama dalam film ini adalah seorang pelaku kriminal Cyber yang melakukan misi demi kebebasannya dari penjara. Selain Jakarta, Film Blackhat juga melakukan proses syuting di kawasan Asia lainnya yakni Kuala Lumpur dan Hong Kong.

Sinopsis Blackhat (2015)

Blackhat (2015)
Chris Hemsworth merupakan pemain utama dalam film Blackhat   yang memainkan peran sebagai Nicholas Hathaway. Mungkin biasanya anda mengenal Chris Hemsworth adalah seorang yang biasanya membintangi sebuah film yang berbau superhero, cenderung berpenampilan kekar serta melindungi peradaban manusia dari serangan mahluk jahat seperti pada waktu dia memerankan THor dalam film Avenger. Dalam film ini Chris Hemsworth memiliki tatangan yang berbeda dalam peranannnya. Sinopsis Blackhat 2015. Sutradara dalam film Blackhat  ini adalah Michael Mann, dimana Michael Mann merupakan sutradara yang berhasil membuat kondang film Heat.
Hermsworth nantiny akan menjadi salah satu penjahat yang akan dipenjara akibat kejahatan dalam dunia Cyber. Hermsworth diberi persyaratan bebas asalkan menerima penawaran pihak berwenang menangani kasus kejahatan dunia Cyber. Karena hanya orang yang mengetahui seluk beluk cyber yang dapat menuntaskan masalah ini hingga ke akarnya. Namun, secara garis besar sinopsis Blackhat  akan membawa Hermsworth terbang dari Chicago menuju hongkong dalam rangka menelusuri kejahatan cyber.

Info Film Blackhat (2015)

Film Blackhat 2015
» Movie Tayang: Januari-Februari 2015
» Movie Theaters: 16 Januari 2015
» Genre: Action Thriller Crime
» Writer: Morgan Davis Foehl, Michael Mann
» Director: Michael Mann
» Companies: Universal Pictures, Legendary Pictures
» Official site: Blackhatthemovie.com
» MPAA Rating: R
» Cast:
– Viola Davis
– Chris Hemsworth -as- Nicholas Hathaway
– Wei Tang
– Leehom Wang
– Christian Borle
– Manny Montana -as- Lozano

Trailler Blackhat 2015

Daftar Pemenang Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014

Daftar Pemenang Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014

Perhelatan Festival Film Indonesia 2014 telah sukses digelar di PSCC Palembang, Sabtu (6/12/2014) malam. Festival Film Indonesia (FFI) merupakan ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman di Indonesia. FFI pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955 dan berlanjut pada tahun 1960 dan 1967 (dengan nama Pekan Apresiasi Film Nasional), sebelum akhirnya mulai diselenggarakan secara teratur pada tahun 1973. 
Pada tahun 1966 mulai diberikan Piala Citra kepada pemenang penghargaan. Piala Citra yang dipergunakan hingga FFI 2007 ini merupakan hasil rancangan dari seniman patung (Alm) Sidharta. Ketika FFI yang semula diselenggarakan Yayasan Film Indonesia (YFI) diambil alih oleh pemerintah, tahun 1979, Piala Citra pun disahkan oleh Menteri Penerangan masa itu, yaitu Ali Murtopo.
Festival Film Indonesia (Piala Citra) 2014
Semut ijo akan merilis Daftar Pemenang Festival Film Indonesia 2014. Dalam Festifal Film Indonesia Tahun 2014 ini, Film Soekarno dan Tabula Rasa mendominasi penghargaan dengan masing-masing mendapatkan empat.
Pendukung wanita terbaik, busana, artistik dan penyunting diraih film Soekarno. Sementara itu film Tabula Rasa memborong empat penghargaan di bidang Sutradara, pemeran utama wanita, pendukung pria dan penulis skenario asli.
Film terbaik FFI 2014, Cahaya Dari Timur mendapatkan dua penghargaan dengan Cihco Jericho sebagai pemeran utama pria terbaik.
Sedangkan sisanya Killers dua penghargaan dan Sokola Rimba, Sebelum Pagi Terulang Kembali serta Tenggelamnya Kapal Van der Wijk masing-masing satu penghargaan.
Berikut daftar peraih Piala Citra 2014 untuk kategori film bioskop:
1. Film Terbaik: Cahaya Dari Timur: Beta Maluku
2. Sutradara Terbaik: Adriyanto Dewo (Tabula Rasa)
3. Pemeran Utama Pria Terbaik: Chicco Jericho (Cahaya dari Timur)
4. Pemeran Utama Wanita Terbaik: Dewi Irawan (Tabula Rasa)
5. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik: Tika Bravani (Soekarno)
6. Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Yayu Unru (Tabula Rasa)
7. Penulis Skenario Asli Terbaik: Tumpal Tampubolom (Tabula Rasa)
8. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Riri Riza (Sokola Rimba)
9. Penata Busana Terbaik: Retno Ratih Damayanti (Soekarno)
10. Pengarah Artistik Terbaik: Allan Sebastian (Soekarno)
11. Penata Visual Efek Terbaik: Eltra Studio dan Adam Howarth (Tenggelamnya Kapal Van der Wijk)
12. Penata Suara Terbaik: Fajar Yuskemal dan Arya Prayogi (Killers)
13. Penata Musik Terbaik: Fajar Yuskemal dan Arya Prayogi (Killers)
14. Penyunting Gambar Terbaik: Cessa David Lukmansyah dan Wawan I Wibowo (Soekarno)
15. Pengarah Sinematografi Terbaik: Nur Hidayat (Sebelum Pagi Terulang Kembali)
Pemenang Film Pendek Terbaik : Onomastika, Loeloe Hendra
Pemenang Film Dokumenter Terbaik : Dolanan Kehidupan, Afina Fahtu M. dan Yofa Arfi
Pemenang Film Animasi Terbaik: Asia Raya, Anka Atmawijaya Adinegara
Lifetime Achievement: Slamet Rahardjo
5 Kejanggalan Film Interstaller dari Sudut Pandang Ilmuwan

5 Kejanggalan Film Interstaller dari Sudut Pandang Ilmuwan

Ketika pertama kali diberikan bujet sebesar USD 165 juta oleh Paramount Pictures, sang sutradara, Christopher Nolan merasa adaptasi 2001: A Space Odyssey saja nggak cukup. So, Nolan langsung bongkar-bongkar perpustakaan buat mendalami pengetahuan fisikanya demi pembuatan Film Interstaller .
Sambil mengulik soal teori relativitas, Nolan juga menajamkan konsep sinematiknya. Menggandeng kawannya, Hoyte van Hoytema, Nolan memastikan para penonton Film Interstaller dimanjakan teknologi mengesankan yang dihasilkan dari kamera anamorphic 35mm namun dengan meminimalisir penggunaan visual efek yang berlebihan meski pada kenyataannya green screen mendominasi.

Film Interstellar
Hasilnya memuaskan secara grafis mesti tak lebih baik dari film luar angkasa garapan Alfonso Cuaron, Gravity. Namun, soal alur cerita dalam Film Interstaller, Nolan memastikan para penontonnya buat berpikir lebih dalam lagi, tentu saja dengan panduan utama teori relativitas.
Sama seperti Inception, Nolan memberikan treatment dimensi berbeda buat menggambarkan seberapa luas itu luar angkasa. Khususnya ketika Cooper nekat masuk ke black hole yang mungkin para saintis belum tahu apa isinya.
Sayang, dalam dunia film tak ada yang sempurna. Nolan bersama adiknya, Jonathan yang menggarap naskahnya melakukan beberapa kesalahan saintifik yang sangat fatal.

5 Kejanggalan Film Interstaller dari Sudut Pandang Ilmuwan

1. Teori relativitas

Satu isu besar dan yang mempengaruhi karakter utamanya, Cooper hingga akhir film adalah perbedaan waktu di bumi. Dijabarkan, gara-gara melintasi wormhole, perbedaan waktunya dengan bumi sangat ekstrim. Satu jam di bumi sama dengan tujuh tahun di sana. Bahkan ketika Cooper sudah kembali ke bumi, usianya menjadi 124 tahun. Well, Nolan tampaknya kurang mendalami teori relativitas di sini. Sebagai perbandingannya, ketika seseorang berada di atas permukaan matahari yang gaya tarik gravitasinya jauh lebih besar daripada bumi, satu jam di bumi hanya bertambah 66 detik di matahari. Intinya, buat merealisasikan konsep perbedaan waktu tersebut, dibutuhkan gaya tarik gravitasi yang sangat besar dan itu biasanya hanya terdapat di black hole. Sayangnya, tak ada planet yang memiliki gravitasi besar seperti itu di alam semesta ini. Kalaupun ada, tubuh manusia bisa hancur berkeping-keping ketika mendekatinya.

2. Wormhole

Dalam sejarah manusia, memang belum pernah ada yang masuk melintasi wormhole. Wajar sih karena jaraknya sangat jauh dari bumi. Tetapi di Interstellar, Nolan berani menampilkan seperti apa sih dalamnya wormhole itu sendiri. Sang karakter utama dan beberapa kru pesawatnya pun dikirim buat masuk ke wormhole yang ternyata merupakan kumpulan pola cahaya dengan berbagai warna di dalamnya. Namun di sini, Nolan membuat kesalahan besar. Karena kalau perjalanan ke wormhole itu memang ada, kita tak bisa mendapatkan visual yang jelas dari kejauhan karena itu tadi pattern yang tak beraturan.

3. Kendaraan

Modal utama Christopher Nolan bukanlah soal cerita atau penampakan wormhole itu sendiri. Namun justru keberadaan pesawat ulang aling, Endurance yang menghantarkan Cooper menembus ruang dan waktu buat menyelamatkan dunia. Detil dimensi pesawat tersebut nyaris mendekati sempurna dengan gaya terbang berputar. Apalagi kalau dikaitkan dengan teorinya. Sayang, desain pesawat Endurance di film ini ada cacatnya. Karena tangki bahan bakarnya nggak sebesar seperti yang seharusnya. Menurut seorang peneliti astrophysics, Dr Roberto Trotta, buat menembus kecepatan cahaya dengan jarak beribu-ribu cahaya melintas galaksi lain butuh bahan bakar yang sangat banyak. Sedangkan, tangki dan roket yang digunakan buat mendorong pesawat tersebut sangatlah kecil.

4. Matematika

Buat yang science geek, Interstellar cocok banget deh. Apalagi nggak cuma teori persamaan relativitas saja yang dihadirkan oleh Nolan. Tetapi juga bagaimana perhitungan antara gravitasi dengan mekanikal kuantum bertemu. Tapi, Dr Roberta Trotta pun berhasil menangkap ada yang janggal. “Di film ini, aktornya mengirim sebuah robot buat masuk ke lubang hitam. Kemudian sang robot berhasil mengirimkan kembali data kuantum yang dibutuhkanya. Well, kenyataannya, nggak ada ilmu fisika yang bisa menggaransi apakah hal tersebut dapat terjadi,” jelasnya. Tipu-tipu plot? Kayaknya!

5. Blackhole

Dalam sebuah adegan, Cooper sadar kalau pergeseran waktu yang sangat besar bakal memberatkan misinya. Ia.pun memunculkan sebuah ide buat mengitari black hole atau lubang hitam guna menghindari perubahan waktu yang sangat ekstrim. Sayang, buat mengitari black hole, butuh waktu hingga bertahun-tahun karena sangat jauh. Sedangkan di film itu, hanya membutuhkan waktu beberapa jam sebelum Endurance mampu mengitari black hole.
Itu baru satu. Yang anehnya lagi, Nolan memutuskan untuk mengirimkan karakter Cooper masuk ke dalam black hole tersebut. Sehingga ia bisa mengetahui semua rahasia alam dan perjalanan waktu. Sayang, ilmuwan berkata radiasi di dekat black hole itu sangat besar. Bahkan ketika seseorang mendekati black hole, gravitasi yang dirasakan oleh kaki akan sangat kuat. Saking kuatnya, tubuh bisa tercincang-cincang. Ini yang tak digambarkan secara benar oleh Nolan.
Video Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014 dan Meme Kocak

Video Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014 dan Meme Kocak

Kamu madih ingat film Ada Apa dengan Cinta (AADC) besutan sutradara Rudy Soedjarwo yang tayang pada tahun 2002.  Setelah 12 tahun berlalu , akhirnya seluruh pemain yang terlibat di dalamnya berkumpul kembali. Mereka adalah Dian Sastrowardoyo (Cinta), Nicholas Saputra (Rangga), Ladya Cherill (Alya), Adinia Wirasti (Carmen), Titi Kamal (Maura), dan Sissy Priscillia (Milly). Para bintang ini reuni, demi pembuatan TVC aplikasi messenger, Line.

Proyek “Ada Apa dengan Cinta 2014” digarap sebagai bagian dari promo aplikasi Android. Mini drama itu menampilkan Cinta dan teman-temannya yakni Carmen (Adinia Wirasti), Mili (Sissy Priscillia), Maura (Titi Kamal) serta Alya (Ladya Cheryl). Beranjak dewasa, Cinta kini telah menjadi wanita kantoran. Ia masih menjalin komunikasi dengan para sahabatnya.

Video pendek Ada Apa Dengan Cinta 2014 berdurasi 10 menit tersebut, menceritakan pertemuan Rangga dan Cinta setelah tidak bertemu 12 tahun. Dikisahkan, kini Rangga sukses sebagai jurnalis di luar negeri, yang berkesempatan pulang ke Indonesia. Kesempatan itu dimanfaatkan Rangga untuk kembali bertemu Cinta, setelah belasan tahun merindu. Mendapati pesan Rangga, Cinta terus gelisah dan berpikir tentang pria yang pernah mengisi hari-harinya saat SMA.

reuni Ada Apa dengan Cinta 2014

Cerita lanjutan ini, tentu mengobati kerinduan penggemar yang sudah lama penasaran dengan kisah asmara Rangga dan Cinta. Saat video ini diputar di hadapan para pemain, para bintang itu diliput rasa haru, bahkan Titi dan Sissy sampai menitikkan air mata.

Video Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014


Sebelum akhirnya menerima tawaran Line, Nicholas mengaku tidak pernah terpikir, bisa reuni dengan seluruh pemain AADC. Pasalnya seluruh pemain itu kini memiliki kesibukan masing-masing. “Mengejutkan sekaligus menyenangkan. Belum pernah kami kumpul dalam format lengkap berenam,” ujar aktor itu, ditemui di sela-sela peluncuran fitur Find Alumni dari Line, di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Hal senada juga disampaikan Titi Kamal. Istri Christian Sugiono itu mengaku senang saat dihubungi, untuk kumpul lagi bersama sahabatnya. Terlebih karakter yang dimainkan masing-masing pemain, masih melekat betul di benaknya.

Hingga saat berita ini diturunkan, video pendek AADC ini telah disaksikan lebih dari 2 juta kali. Video itu sendiri diunggah pada 6 November 2014.

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014
Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014
Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014
Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014

Meme Kocak Reuni Ada Apa Dengan Cinta 2014
Review dan Download Film Terbaru Interstellar

Review dan Download Film Terbaru Interstellar

Interstellar, film box office terbaru ini disutradarai oleh Christopher Nolan. Christopher Nolan (lahir di London, Inggris, 30 Juli 1970; umur 44 tahun) merupakan seorang sutradara, penulis, dan produser berkebangsaan Inggris. Film Interstaller bercerita tentang Bumi, rumah bagi enam miliar orang kini berbalik menyerang manusia. Tanah bahkan tidak lagi menyediakan makanan. Seluruh penjurunya dipenuhi debu.

baca juga 5 Kejanggalan Film Interstaller dari Sudut Pandang Ilmuwan

Film Interstellar

Sinopsis Film Interstellar

Bumi di masa depan penuh dengan kekacauan. Pemerintahan perekonomian di seluruh dunia hancur. Akibatnya kelangkaan pangan pun terjadi. Hal ini memaksa manusia untuk mencari tempat tinggal lain di luar Bumi.
Cooper (Matthew McCounaughey), seorang insinyur dan mantan pilot NASA menikmati hidup sebagai orang tua tunggal bagi dua anaknya. Kini ia petani biasa. Cooper mengelola ladang jagung. Ia salah satu petani yang masih bertahan dengan ladangnya. Tumbuhan lain seperti gandum, tak lagi tumbuh karena terus diterjang badai pasir setiap hari

Setelah sebuah badai pasir, Cooper menemukan keanehan di rumahnya. Ia menyadari, ada anomali gravitasi. Fenomena itu meninggalkan petunjuk, yang membawa Cooper ke markas tersembunyi NASA.
Cooper bertemu kembali Profesor Brand (Michael Caine). Ia lantas diminta pergi ke galaksi lain, mencari rumah baru pengganti bumi.
Emosi penonton pun dimainkan. Sebab, Cooper menampilkan pergolakan batin. Ia harus meninggalkan bumi tanpa garansi kembali. Di samping misi yang ia emban, Cooper juga harus meninggalkan anak-anaknya. Rasa haru mencuat saat anak-anaknya melepas kepergian Cooper.
Setelah adegan yang mengharu biru dalam film interstellar , penonton langsung diajak bertualang ke luar angkasa. Di situlah efek-efek spesial membombardir. Nolan juga ‘pamer’ teori di sana, seperti soal lubang hitam dan hukum-hukum alam.
Perjalanan Cooper dan sekelompok ilmuwan NASA lain, disuguhkan dengan gaya Nolan. Ciri khasnya seperti backsound yang kuat, mengingatkan penonton pada film-film Nolan sebelumnya, seperti Inception dan trilogi The Dark Knight. Akan sangat memukau jika menontonnya di IMAX. Alur misterius yang membuat penonton terus bertanya sampai akhir, juga berhasil dibungkus Nolan secara apik.
Namun, Interstellar berbeda dengan film-film Nolan sebelumnya yang selalu menampilkan karakter utama dengan masa lalu yang buruk dan kelam. Cooper tidak dibuat trauma. Ia hanya digambarkan memiliki kenangan buruk.
Film Interstellar tayang di bioskop mulai 7 November  ini tidak hanya bertutur soal kecanggihan teknologi film dan teori luar angkasa. Nolan juga berhasil menyuguhkan cinta kasih keluarga.
Ditampilkan jelas, bagaimana perjuangan seorang ayah mencari masa depan untuk anak-anaknya. Itulah yang membuat Cooper mau dikirim ke luar angkasa. Kisah emosional itu dibalut pengetahuan alam yang bombastis.

Info Film Interstellar

» Movie Tayang: November 2014
» Movie Theaters: 7 November 2014
 » Genre: Fantasy Action Sci-Fi Adventure
» Writer: Jonathan Nolan, Christopher Nolan
» Director: Christopher Nolan
» Production: Warner Bros. Pictures
» Official site: Interstellarmovie.com
» MPAA Rating: R
» Pemain Film : – Matthew Montgomery – Anne Hathaway – Jessica Chastain – Michael Caine – Bill Irwin – Matthew McConaughey

Download Film Interstellar

Rumah Gurita, Review Film Horror Terbaru

Setelah sukses dengan film “Rumah Kentang” (2012), dan juga turut menyutradarai film horor terlaris di Indonesia, “Jelangkung” (2007) bersama sutradara Rizal Mantovani, sekarang Jose Purnomo mencoba lagi peruntungannya dengan membuat film horor “Rumah Gurita”. Cerita film horor yang satu ini terinspirasi dari salah satu legenda masyarakat di Bandung tentang misteri Rumah Gurita
Film horror Rumah Gurita dibintangi oleh aktris ternama Shandy Aulia, Boy William, Kemal Palevi, Maria Sabita. Seperti apa kisah rumah angker Rumah Gurita yang ada di kawasan Bandung tersebut? Berikut Sinopsis Film Rumah Gurita.

Sinopsis Film Rumah Gurita

Rumah Gurita bercerita mengenai Selina (Shandy Aulia) yang memiliki indera keenam. Kemampuannya tersebut membuat Selina ketakutan, ia juga sulit bergaul karena sering dianggap sebagai gadis aneh sehingga dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya.
Selina kemudian pindah ke Bandung untuk memulai kehidupan baru dan tinggal di rumah peninggalan orangtuanya. Rumah bernomor 666 itu memiliki patung gurita hitam raksasa di bagian atap sehingga dikenal dengan sebutan Rumah Gurita.
Selain desain interior yang aneh, desas-desus bahwa Rumah Gurita adalah rumah setan akhirnya membuat Selina semakin tak nyaman tinggal di rumah tersebut. Apalagi, Selina mulai mengalami berbagai kejadian misterius yang bahkan membuat nyawanya terancam.
Film Rumah Gurita ini digarap oleh Jose Poernomo, sutradara yang juga cukup sukses mengarahkan film horor 308 dan Mall Klender. Selain Shandy Aulia, Rumah Gurita juga dibintangi oleh sejumlah artis lainnya seperti Boy William, Kemal Palevi, dan Maria Sabta.

Rumah Gurita

Sutradara Jose Poernomo
Penulis Riheam Junianti
Pemeran Shandy Aulia, Boy William, Kemal Palevi, Maria Sabita

Penasaran dengan lanjutan kisah film rumah gurita? silahkan tonton filmnya langsung di Bioskop kesayangan anda. Film rumah gurita sudah tayang di Bioskop mulai tanggal 30 Oktober 2014 kemarin. Atau anda bisa download film rumah gurita disini.

Film Kolaborasi Indonesia-Malaysia Gunung Emas Almayer

Film Kolaborasi Indonesia-Malaysia Gunung Emas Almayer

Film “Gunung Emas Almayer” yang diproduksi atas kerja sama rumah produksi Tanah Licin Malaysia dan Media Desa Indonesia akan tayang di Asia Tenggara dan Malaysia.Film yang diadaptasi dari novel klasik Joseph Conrad tahun 1985 yang berjudul “Almayers Folly” ini bercerita tentang seorang pedagang asal Belanda yang terobsesi menemukan gunung emas.
Film Gunung Emas Almayer

Sinopsis Film Gunung Emas Almayer

Cerita tentang Kaspar Almayar, seorang arkeolog dan pedagang senjata terpandang asal Belanda yang mencari Gunung Emas di Selat Malaka pada abad ke 19. Usahanya kerap dihalangi oleh berbagai tantangan baik dari pedagang Arab (Alex Komang), manuver politik ketua suku adat setempat (El Manik), ancaman tentara Kolonial Inggris dan Bajak laut.
Pangeran Malaka yang tampan bernama Daen Maroola membeli bubuk mesiu dari Almayer. Ketika Daen melihat Nina, putri Almayer, Daenpun jatuh cinta.
Daen mengetahui letak gunung emas yang Almayer inginkan dan ngin membantu Almayer menemukan Gunung Emas tersebut, tetapi Almayer harus membantunya mendapatkan bubuk mesiu yang ia butuhkan.
Almayer pun menyanggupi. Tanpa sepengetahuan Almayer, bubuk mesiu digunakan Daen untuk berperang melawan pasukan penjajah Inggris yang pada saat itu menguasai Malaka. Daenpun dianggap bajak laut pemberontak oleh Inggris dan ditetapkan menjadi buronan.
Rumah Media Indonesia harus mengeluarkan uang mencapai Rp 60 miliar dalam pembuatan Film Gunung Emas Almayer. Uang sebanyak itu harus dikeluarkan karena ongkos produksi film ini lumayan mahal. Maklum, untuk membuat film mendapat kesan era 1830-an, properti serta setting tempat pun dibuat tak main-main. Film kolaborasi dua sineas dari dua negara berbeda, Malaysia dan Indonesia ini juga harus membayar ribuan kru yang terlibat dalam penggarapan film yang menceritakan suansana tahun 1830an.

Pemeran utama Film Gunung Emas Almayer

Pemeran utama dari film ini, yakni dari Australia Peter O’Brien (Almayer); Malaysia Sofia Jane (Mem), Adi Putra (Dain Maroola), Diana Daniella (Nina); Indonesia Rahayu Saraswati (Taminah), Alex Komang (Abdullah), El Manik (Raja Ibrahim). Untuk judul film tersebut, di Indonesia diberi nama ‘Gunung Emas Almayer’, di Malaysia ‘Hanyut’, sedangkan di Amerika ‘Golden Mountain’.
Film Gunung Emas Almayer akan diputar di seluruh bioskop di Indonesia pada 6 November 2014.