Penembakan Aktivis Anti Korupsi Bangkalan, KPK Kehilangan Saksi Kunci

Penembakan Aktivis Anti Korupsi Bangkalan, KPK Kehilangan Saksi Kunci

Mathur Husairi seorang aktivis anti korupsi bangkalan ditembak oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya di Jalan Teuku Umar, Bangkalan, Selasa pukul 02.00 WIB. Aktivis LSM CiDE tersebut ditembak orang tak di kenal pada saat membuka pagar rumahnya. Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono Pelaku menembak satu kali dan mengenai perut korban, lalu pelaku lari ke arah selatan dengan menggunakan sepeda motor. Mathur Husairi mengalami luka parah pada bagian pinggang sebelah kanan. Mathur sempat dilarikan ke RSUD Bangkalan dan akhirnya dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Keadaan Mathur Husairi

Kronologi Penembakan Aktivis Anti Korupsi Mathur Husain

Kejadian penembakan bermula ketika korban melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat yang membahas tentang kasus korupsi di Bangkalan. Setelah selesai, korban pulang dengan menaiki mobil Avanza bernomor polisi M 307 HA warna abu-abu metalik miliknya sendirian. Setibanya di depan rumahnya, dia turun dari mobil dan membuka pintu pagar, dan saat itu korban langsung ditembak orang tak dikenal. Pelaku mengendarai sepeda motor, dan diduga, korban telah dibuntuti pelaku sejak dalam perjalanan. Akibatnya, korban Mathur Husairi mengalami luka parah pada bagian pinggang sebelah kanan.
selama ini, Mathur dikenal aktivis LSM yang kritis menyikapi kebijakan dan aksi tindak korupsi di Pemkab Bangkalan. Beberapa pihak berpendapat bahwa pria misterius yang menembak Mathur itu ada kaitannya dengan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron, yang saat ini telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, Ketua LSM CiDE Bangkalan Mathur Husairi menilai aksi ‘Gempur’ (Gerakan Masyarakat Peduli Ra Fuad) yang menggelar unjuk rasa untuk meminta KPK menerapkan azas praduga tak bersalah dalam pemeriksaan KHR Fuad Amin, sebagai hal yang tak berpengaruh. Sementara itu, para aktivis ‘Gempur’ menilai Fuad Amin merupakan ‘korban’, karena Fuad Amin adalah sosok pimpinan dan panutan masyarakat Bangkalan. Gempur meminta KPK memberikan kepastian hukum terhadap Fuad Amin dengan prinsip hukum yang adil dan bijaksana serta mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam proses hukum yang ada. 

Mathur saksi kunci KPK

Sementara itu dilansir dari Tempo, Kasus penembakan aktivis Mathur Husairi oleh orang tak dikenal, diduga dilatarbelakangi statusnya sebagai saksi kunci KPK di pengadilan. Mathur akan diminta keterangannya untuk membongkar seluruh praktek korupsi yang diduga dilakukan Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron dan kroninya selama 10 tahun menjadi bupati Bangkalan.

Terkait kasus dugaan korupsi di Bangkalan, pada 2 Desember 2014 lalu, KPK menangkap tangan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron karena diduga menerima suap jual beli gas alam di Bangkalan dari Direktur PT Media Karya Sentosa, Antonio Bambang Djatmiko.

PT Media Karya Sentosa diketahui bermitra dengan perusahaan daerah setempat bernama PD Sumber Daya dalam menyalurkan gas hasil pembelian dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore untuk pembangkit tenaga gas di Gili Timur Bangkalan dan Gresik.

Fuad Amin yang kini mendekam di Rutan Pomdam Jaya Guntur tersebut dijerat dengan Pasal 12 huruf a huruf b, Pasal 5 ayat 2, Pasal 11 Juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Tak hanya itu, Fuad Amin juga menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dengan jeratan Pasal 3 UU No 8 Tahun 2010 dan Pasal 3 ayat (1) UU No 15/2002 yang diubah dengan UU No 25/2003. [F-5/ARS/L-8]

Menurut rekan Mathur, Mahmudi Ibnu Khotib Dia bercerita, KPK memintanya jadi saksi kasus Fuad dan dia siap untuk bersaksi. Kesanggupan Mathur untuk bersaksi, kata Mahmudi, diduga membuat para kroni Fuad di Bangkalan gerah. Agar bungkam tak bisa bersaksi, ia ditembak. Mahmudi juga meluruskan, malam sebelum penembakan, Mathur memang melakukan pertemuan. Namun bukan dengan tokoh masyarakat, melainkan dengan para pegiat anti korupsi Bangkalan.
Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan harga BBM baru untuk premium dan solar. Harga BBM tersebut telah diturunkan oleh pemerintah. Harga dasar premium ditetapkan Rp 6.600 per liter dari sebelumnya Rp 7.600 per liter. Harga BBM yang tidak lagi disubsidi tersebut berbeda-beda untuk setiap wilayah. Harga solar diturunkan menjadi Rp 6.400 per liter dari sebelumnya Rp 7.250 per liter. Harga itu berlaku di semua wilayah. 

Dampak terus melemahnya harga minyak mentah dunia, akhirnya pertamina juga menurunkan harga pertamax, pertamax plus dan pertamina dex. Menurut Direktur pemasaran pertamina, Ahmad Bambang Selama ini, harga pertamax memang selalu dievaluasi tiap dua pekan sekali. Lantaran saat ini premium juga sudah tidak disubsidi, perubahan harganya kemungkinan akan selalu dilakukan bersamaan.

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

Harga terbaru pertamax bervariasi untuk beberapa daerah di seluruh Indonesia. Harga pertamax baru tersebut berkisar Rp. 8000 – Rp. 10.500 . Misalnya harga pertamax di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur adalah Rp. 8000, sedangkan di daerah pulau sumatra harga pertamax berkisar antara 8950-9700. Selengkapnya berikut harga baru pertamax, pertamax plus dan pertamina dex di seluruh wilayah Indonesia. Harga berlaku mulai senin 19 Januari 2015.

Daftar Harga Baru BBM 2015 (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex)

  1. Jabodetabek, harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  2. Serang, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  3. Bandung, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 9800
  4. Semarang, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  5. Yogyakarta, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  6. Solo, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  7. Surabaya, 
    harga pertamax Rp. 8000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10200
  8. Jayapura, 
    harga pertamax Rp. 11800, pertamax plus, Rp. 17350, dan Pertamina Dex Rp. 20150
  9. Manokwari, 
    harga pertamax Rp. 10100
  10. Aceh, 
    harga pertamax Rp. 9050, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10600
  11. Medan, 
    harga pertamax Rp. 9000, pertamax plus, Rp. 9350, dan Pertamina Dex Rp. 10350
  12. Padang, 
    harga pertamax Rp. 9550
  13. Pekanbaru, 
    harga pertamax Rp. 9550, pertamax plus, Rp. 10500
  14. Jambi, 
    harga pertamax Rp. 9700, pertamax plus, Rp. 10850
  15. Palembang, 
    harga pertamax Rp. 9500, pertamax plus, Rp. 9750, dan Pertamina Dex Rp. 10400
  16. Palangkaraya, 
    harga pertamax Rp. 9850, pertamax plus, Rp. 11550
  17. Banjarmasin, 
    harga pertamax Rp. 9650, pertamax plus,  Rp. 11550
  18. Samarinda, 
    harga pertamax Rp. 9800, pertamax plus,  Rp. 11550
  19. Manado, 
    harga pertamax Rp. 10200, pertamax plus, Rp. 11750
  20. Palu, 
    harga pertamax Rp. 10100, pertamax plus, Rp. 11750
  21. Makassar, 
    harga pertamax Rp. 9900, pertamax plus, Rp. 11750
  22. Gorontalo, 
    harga pertamax Rp. 10600, pertamax plus, Rp. 11750
  23. Ambon, 
    harga pertamax Rp. 10600, pertamax plus, Rp. 20150
  24. Denpasar, 
    harga pertamax Rp. 8750, pertamax plus, Rp. 9350, 
    dan Pertamina Dex Rp. 11450
  25. Kupang, 
    harga pertamax Rp. 9900
  26. Mataram, 
    harga pertamax Rp. 9900
sumber : Pertamina
Cerita Konflik di Tubuh Polri dan Hubungannya dengan KPK

Cerita Konflik di Tubuh Polri dan Hubungannya dengan KPK

Baru-baru ini Presiden Jokowi mencopot Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suhardi Alius. Setelah dicopot dari jabatan kabareskrim mabes polri, Suhardi dipindahkan ke ke Lemhannas. Sementara kabar santer yang beredar, posisi kabareskrim saat ini akan dialihkan kepada Irjen Budi Waseso. Tak cuma Suhardi, pergantian di pucuk pimpinan Mabes Polri juga terjadi. Wakapolri Komjen Badrodin Haiti diangkat menjadi Plt Kapolri untuk menggantikan Sutarman.

Ada apa di balik pencopotan Kabareskrim (Suhardi)?

Dikutip dari merdeka.com, Diduga kuat pencopotan itu masih ada hubungannya dengan masalah pencalonan kapolri Komjen Budi Gunawan. Dipindahnya Suhardi dari Bareskrim ke Lemhanas tidak berselang lama dari pengumuman tersangka Budi Gunawan oleh KPK. Informasi yang dihimpun, Suhardi menjadi salah satu jenderal yang tidak setuju jika Budi Gunawan menjadi Kapolri. Suhardi bahkan yang melengkapi berkas rekening gendut milik Budi Gunawan ke KPK. Dengan berkas ini, KPK pun bergerak cepat dan langsung menetapkan Budi Gunawan menjadi tersangka gratifikasi sehingga langkah mantan ajudan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu menjadi tidak mulus.

budi gunawan

Internal kepolisian dikabarkan berang dengan tindakan Suhardi yang dianggap mengumar borok institusi sendiri. Para petinggi Polri sudah menyebutkan ada jenderal yang berkhianat. Diduga Suhardi adalah jenderal itu.  Kepada sejumlah media, Komjen Suhardi Alius mengaku difitnah soal isu melempar sejumlah dokumen penting rekening para jenderal untuk konsumsi KPK. Selama ini Suhardi memang dikenal dekat dengan KPK. 
Hubungan KPK dan Polri memang sering tidak akur. Sedikitnya, perseteruan Cicak dan Buaya sudah terjadi dua kali. Sebut saja ketika KPK menangani kasus Bank Century pada 2009 lalu, saat itu Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji menuding jika pimpinan KPK saat itu melakukan penyadapan terhadap petinggi Polri. Tak lama setelah itu, Polri menetapkan dua pimpinan KPK, Bibit S Rianto dan Chandra Hamzah dalam sangkaan menerima suap Anggodo Widjojo. Kasus itu benar-benar menjadi sorotan publik. Kelak malah Komjen Susno Duadji yang dibui dalam kasus korupsi pengamanan Pilkada Jabar.
Perseteruan Polri dan KPK kembali memanas saat KPK mengusut kasus korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri. Tidak tanggung-tanggung, KPK menetapkan Kakorlantas saat itu, Komjen Pol Djoko Susilo sebagai tersangka. Kala itu, gedung KPK pun sampai diserbu oleh anggota polisi berpakaian preman. Penyidik KPK bernama Novel Baswedan bahkan sempat diungkit kasusnya oleh Polri. KPK menang di kasus ini. Irjen Djoko dibui dalam kasus ini. Begitu juga Brigjen Didik, saat ini masih menghadapi meja hijau.
Perseteruan di tubuh Polri ini juga dibenarkan oleh Ketua Indonesia Police Watch, Neta S Pane. Menurut dia, memang ada sejumlah jenderal yang tak ingin Budi Gunawan menjadi Kapolri.
“Ada tiga perwira tinggi aktif yang berusaha secara keras menjatuhkan Budi Gunawan jadi Kapolri baru. Satu tidak suka, merasa lebih pantas, dan jika ini terjadi kesemrawutan akan jatuh ke dia,” kata Neta.
Lanjut dia, dari ketiga perwira tinggi tersebut ada yang mencoba membujuk Kompolnas mencoret nama Budi Gunawan untuk diajukan ke Presiden Joko Widodo. Namun, dia enggan menyebut nama perwira tinggi itu.
“Dua hari sebelum KPK menetapkan Budi Gunawan jadi tersangka salah satu dari tiga orang ini melobi Kompolnas untuk menjatuhkan Budi Gunawan. Tapi saya tidak akan sebutkan namanya,” pungkas dia.
Hiruk pikuk internal Polri ini pun sudah terdengar sampai ke Senayan. Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto tak heran jika akhirnya Suhardi dipindah dari Bareskrim ke Lemhanas. Dia mengaku juga mendengar kabar bahwa Bareskrim yang melaporkan rekening gendut Budi Gunawan ke KPK.
Namun demikian, dia belum dapat memastikan apakah betul Suhardi yang melaporkan Budi Gunawan ke KPK. Menurut dia, hal ini masih harus dikonfirmasi lagi.

Profil Singkat Kabareskrim baru Irjen Budi Waseso

Budi Waseso dulunya adalah Kapolda Gorontalo. Jenderal bintang dua ini masih seangkatan dengan Suhardi, yakni angkatan 1985. Sebelum dikabarkan menjadi kabareskrim, jabatan terakhir Budi adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti).
Hingga kini Mabes Polri dan pihak Istana belum memberikan keterangan resmi soal perombakan posisi dadakan di Korps Bhayangkara.

Sutarman Dicopot, Budi Gunawan Ditunda, Badrodin Haiti Plt Kapolri

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menunda pelantikan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. Presiden tidak membatalkan penunjukan Budi sebagai Kapolri.Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Jenderal Sutarman sebagai Kapolri. Presiden Jokowi menegaskan, Sutarman yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya diberhentikan secara hormat.
Sebagai gantinya, Wakil Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti akan melaksana tugas, wewenang, dan tanggung jawab Kapolri.

“Berhubung Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sedang menjalani proses hukum, maka kami pandang perlu untuk menunda pengangkatan sebagai Kepala Kepolisian RI. Jadi menunda, bukan membatalkan, ini yang perlu digarisbawahi,” kata Jokowi.

Calon Kapolri Pilihan Jokowi Budi Gunawan Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Calon Kapolri Pilihan Jokowi Budi Gunawan Ditetapkan Tersangka Oleh KPK

Presiden RI Joko Widodo tersentak dengan pernyataan KPK yang mengumumkan Budi Gunawan sebagai tersangka. Budi Gunawan merupakan calon tunggal kapolri pilihan Jokowi untuk diajukan ke DPR. Pernyataan KPK ini sangat mengejutkan Presiden Jokowi. Menurut Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella, KPK telah mempermalukan Presiden Joko Widodo karena menetapkan Budi sebagai tersangka saat proses pemilihan calon kapolri mulai berjalan di DPR.
KPK menetapkan Budi sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi sejak tanggal 12 Januari 2015. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, setelah ini, KPK akan menyampaikan pernyataan resmi mengenai penetapan Budi sebagai tersangka kepada Presiden dan Polri. Budi Gunawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, dan Pasal 11 atau 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUH Pidana. Pencalonan Komjen Budi Gunawan untuk menjadi pucuk pimpinan di korps Bhayangkara pun terancam gagal. Beberapa fraksi di parlemen meminta agar uji kepatutan dan kelayakan ditunda.

Budi diduga menerima duit haram sejak menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi Sumber Daya Manusia Mabes Polri periode 2003-2006 dan jabatan lainnya di Kepolisian RI. Terkait penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka, Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mendesak Presiden Joko Widodo untuk menarik mantan ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri tersebut sebagai calon Kapolri. Menurutnya, proses fit and proper test yang dilakukan Komisi III DPR RI.

Jokowi-Abraham Samad
Sebelumnya Sekretaris Kompolnas Syafriadi Cut Ali menunjukkan dukungan lembaganya atas pencalonan Budi. Bagi Kompolnas, Komjen Budi Gunawan sama sekali tidak bermasalah. Ia mengungkapkan, rekening gendut yang diduga dimiliki Komjen Budi Gunawan pada tahun 2010 sudah dinyatakan bersih. Meski demikian, ia mengakui bahwa Kompolnas memang tidak melibatkan KPK dan PPATK, mengingat waktu yang sangat singkat. Kompolnas merasa sudah memiliki data cukup dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap semua kandidat yang juga ikut dalam seleksi calon kepala Polri pada tahun 2013 itu. 
Keyakinan atas sosok Budi juga diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. Andi mengatakan, pemerintah menggunakan asas praduga tak bersalah terhadap Budi Gunawan. Ia juga memastikan bahwa Presiden sudah menimbang secara matang sebelum memutuskan mengajukan Budi Gunawan sebagai calon kepala Polri.
“Isu ini muncul 2008, lalu 2010, muncul lagi saat seleksi kabinet, tetapi sampai hari ini tidak ada tindakan hukum apa pun. Presiden tidak bisa menggunakan isu negatif dalam melakukan seleksi,” kata Andi. 
Saat ditanya, mengapa ada mekanisme yang berbeda saat Presiden Jokowi menjaring para menteri Kabinet Kerja dengan seleksi calon kepala Polri yang tak melibatkan KPK dan PPATK, Andi justru balik bertanya. 
“Sebelumnya, presiden memilih KSAL dan KSAU juga tanpa KPK dan PPATK, kenapa tidak ada yang bersuara? Ini murni hak prerogatif presiden dalam menentukan mana yang perlu pakai lembaga lain, mana yang tidak, karena pada dasarnya tidak ada kewajiban melibatkan KPK karena dalam undang-undang hanya menyebutkan Kompolnas,” ujar Andi.
Adapun Jokowi turut “irit bicara” terkait polemik pencalonan Budi Gunawan. Dia hanya menyebutkan, pemilihan Komjen Budi Gunawan dilakukan atas rekomendasi Kompolnas.
sumber : kompas.com
Isi Kotak Hitam (Black Box) dalam Pesawat Terbang

Isi Kotak Hitam (Black Box) dalam Pesawat Terbang

Seminggu sejak kejadian jatuhnya pesawat Air Asia rute Surabaya Singapura, sampai sekarang bangkai pesawat belum ditemukan. Namu tim sar sudah berhasil menemukan  dan mengidentifikasi beberapa korban kecelakaan pesawat Air Asia . Para tim pencari sampai sekarang juga belum menemukan Kotak hitam (black box) . Kotak hitam ini sangat penting peranannya dalam mengidentifikasi kecelakaan pesawat Air Asia.
Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi – umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang.
Kotak Hitam (Black Box) dalam Pesawat Terbang
Fungsi dari kotak hitam sendiri adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan. Walaupun dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak berwarna hitam melainkan berwarna jingga (oranye). Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat itu mengalami kecelakaan.
Penempatan kotak hitam ini dilakukan sedemikian rupa sehingga mudah ditemukan. Umumnya terdapat dua unit kotak hitam yang diletakkan pada bagian depan pesawat dan bagian ekor pesawat, yang diyakini merupakan bagian yang utuh ditemukan. Berikut isi yang terdapat dalam kotak hitam pesawat terbang:
FDR
FDR mengumpulkan lautan informasi berisi data instrumen, status engine dan audio kokpit, yang menjadi pemberi petunjuk sangat penting mengenai peristiwa-peristiwa yang mengantarkan kepada terjadinya sebuah tragedi atau kecelakaan.
terdiri dari:
1. Unit Pengumpul Data atau Data Acquisition Unit (DAU)
   – Terletak di bagian depan pesawat, di dalam kokpit bagian kiri
   – Berfungsi memformat data yang berasal dari sensor, komputer dalam pesawat dan instrumen-instrumen lain untuk menghasilkan aliran terus menerus ke perekam data.
2. Unit Monitor dan Mikrofon
   – Terletak di dalam kokpit bagian kanan
   – Merekam pembicaraan awak pesawat dan suara-suara sekitar seperti mesin, aktuator atau tuas tombol pengendali
3. Pengirim Lokasi Darurat (ELT)
  – Terletak di dekat ekor pesawat (terdiri dari FDR dan CVR)
  – ELT secara otomatis mengirimkan sinyal digital mengenai tumbukan ketika pesawat jatuh
4. Data
   – Sejumlah parameter fisik direkam termasuk daya mesin dan posisi muka kendali penerbangan seperti kepakan dan kemudi.  Rangkaian data ini termasuk koordinat, kecepatan dan ketinggian terbang yang juga terekam.
Kotak Hitam
  1. FDR atau Perekam Data Penerbangan. FDR merekam informasi penerbangan. Sejumlah parameter yang direkam bervariasi dari hanya lusinan data sampai ribuan data, tergantung pada usia dan tipe pesawat.
  2. CVR atau Perekam Suara di Kokpit. CVR mengumpulkan dan menyimpan data akustik terekam dari dalam kokpit
  3. Crash Survivable Memory Unit (CSMU) . Adalah kompartemen silinder pada alat perekam yang menjadi tempat dan pelindung data yang terkumpul yang membuat puing atau sisa atau bangkai pesawat ditemukan.

Kotak Hitam terdiri dari catu atau power supply, panel penghubung dan sirkuit pengendali (interface and control circuit board), pengesan isyarat bawah laut (underwater locator beacon).
Bagian inti kotak hitam adalah sirkuit yang terdiri dari panel memori yang dilindungi pelapis antisuhu (thermal block) yang dilapisi penyekat, yang terakhir dilapisi lapisan baja antikarat.
Nama-nama Penumpang dan Kru Pesawat Air Asia yang Hilang Kontak

Nama-nama Penumpang dan Kru Pesawat Air Asia yang Hilang Kontak

Pesawat maskapai Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) pagi tadi. Diduga, kontak terakhir pesawat saat melintasi antara Pulau Belitung dan Pulau Kalimantan. Kepala Sub Bidang Pengelolaan Citra Satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Ana Oktavia mengatakan cuaca ekstrem berupa badai dan petir sedang terjadi di area sekitar pesawat Air Asia saat hilang kontak.

Nama-nama Penumpang dan Kru Pesawat Air Asia

Bos AirAsia, Tonny Fernandes malam ini  datang di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur. Pengusaha Malaysia itu langsung menemui kerabat penumpang pesawat Air Asia nomor QZ8501 yang hilang kontak sejak pagi hari ini. Pihak Air Asia telah merilis nama-nama penumpang dan kru pesawat Air Asia yang mengalami kecelakaan dan hilang kontak dengan kontrol lalu lintas udara atau ATC sejak pukul 07.24 (00.24 GMT).

Baca juga : Kronologi Hilangnya Pesawat Air Asia di Perairan Belitung

Daftar Nama-Nama  Penumpang Pesawat Air Asia

1. Zoe Man Suen
2. Chi Man Choi
3. Soetikno SiA
4. Jou Christine Yuanita
5. Jou Yongki
6. Kyung Hwa Lee
7. Feilensia Sularmo Go
8. Elisabeth Youvita
9. Brian Youvito
10. Joe Jeng Fei
11. Monica Anggraini
12. Seongbeom Park
13. Yuna Park (inft)
14. Siauw Alain Oktavianus
15. Edward Febrianus
16. Sukiatna Haripin
17. Andrian Noventus
18. Deny Oktavianus
19. Kevin Alexander Soetjipto
20. Rudy Soetjipto
21. Cindy Clarissa Soetjipto
22. Lindawati Anggara
23. Viona Florensia Abraham
24. Natalina Wuntarjo
25. William Wijaya
26. Alfred Wijaya
27. Marilyn Wijaya
28. Eko Widjaja
29. Susandhini Liman
30. Jo Indri
31. Christanto Leoma Hutama
32. Indri Yani
33. Fandi Santoso
34. Martinus Djomi
35. Ria Ratna Sari
36. Kaylee C Djomi
37. Indar Prasetyo Wijaya Kwee
38. Bob Hartanto Wijaya
39. Ruth Natalia M Puspitasari
40. Florentina Maria Widodo
41. Jie Stevie Gunawan
42. Jie Charly Gunawan
43. Kayla Audrey Gunawan
44. Kenneth Matthew Gunawan
45. Juliana Ho
46. David Gunawan
47. The Meiji Thejakusuma
48. Ratri Sri Andriani
49. Nico Giovani
50. Samuel Joyo Sentoso
51. The Darmaji
52. Kartika Dewi Sukianto
53. Monita Wahyuni Jauw
54. Yonatan Sebastian
55. Abdullah Muttaqin
56. Bhima Aly Wicaksana
57. Jessica
58. Vera Chandra Kho
59. Susiyah
60. Yuni Astutik
61. Indah Yuni
62. Susilo Gani
63. Hanny Suryaatmadja
64. Djarot Biantoro
65. Angeline Esther Emanuel
66. Adrian Fernando
67. Lia Sari
68. Mulyahadikusum Ranuwidjojo
69. Ernawati
70. Kevin Biantoro
71. Albertus Eka Sury Yulianto
72. Stephanie Yulianto
73. Vincencia Sri Andrijany
74. Indra Yulianto
75. Fransisca Lanny Winat Liem
76. Jimmy Sentosa Winata Oei
77. Prawira Harja Subagio
78. Gani Chandra
79. Boby Hartanto Winata
80. Nanang Priyo Widodo
81. Inggrid Jessica Winata
82. Reggy Ardhi
83. Hendra Gunawan Syawal
84. David Hartono
85. Jayden Cruz Ardhi
86. Mariane Claudia Ardhi
87. Michelle Clemency Ardhi
88. Caroline Harwon Lioe
89. Gusti Made Bobi Sidartha
90. Dona Indah Nurwatie
91. Gusti Ayu Putriyan Permata
92. Gusti Ayu Made Keisha Putri
93. Djoko Satryo Tanoe Widjaja
94. Chung Huei Sii
95. Eny Wahyuni
96. Andreas Widjaja
97. Grayson Herbert Linaksita
98. Katheleen Fulvia
99. Megawati
100. Tony Linaksita
101. Kristiyono
102. Sulastri
103. Sesha Aldi Krisputra
104. Felicia Sabrina Krisputri
105. Jie Steven Gunawan
106. Ekawati Ligo
107. Djoko Suseno
108. Hayati Lutfiah Hamid
109. Soemanik Saeran Pai
110. Naura Kanita Rosada Suseno
111. Bundi Su
112. Steven Michael Ang
113. Wirantono Kusumo
114. Nelson Kusuma
115. Anna Widyawati
116. Jie Stephanie
117. Yenni Soewono
118. Sharon Michelle Ang
119. Andri Wijaya Poo
120. Merry
121. Herumanto Tanus
122. Indahju Liangsih
123. Justin Giovani
124. Juanita Limantara
125. Yan Koen Lim
126. Hindarto Halim
127. Sri Linggarwati
128. Karina Santoso
129. Shiane Josal
130. Ferny Yufina Pornomo
131. Christien Aulia Pornomo
132. Lanny Octavani
133. Inda Diani
134. Nikolas Theo Santoso
135. Hendra Theodorus
136. Raynaldi Theodorus
137. Winoya Theodorus
138. Thirza Aurelia
139. Ang Mie Jong
140. Lina Soetanto
141. Musaba Eviantri Wahab
142. Siti Romlah
143. Jasmine Rose Ann Santiago
144. Soesilo Utomo
145. Suriani Usin
146. Elbert Soesilo
147. Marwin Sholeh
148. Finna Handayani
149. Rony Handoyo
150. Kosuma Chandra Kho
151. Sherlly Ong
152. Aris Soetanto
153. Lina Anggreni
154. Oktaria Wen
155. Ong Angeline

Nama calon penumpang yang membatalkan penerbangan:

1. Dian Arlisa Tandjung
2. Martinus Regky Lodijanto
3. Russel Reinhart Lodijanto
4. Hadiprawiro Tanjung
5. The Evelyn Kusumadewi (infant: Dominique Lodijanto
6. Matheus Dani Tandjung
7. Felix Xavia Incha Prasetya
8. Nadine Vala Incha Prasetya
9. Chistopher Incha Prasetya
10. Chandra Susanto
11. Inge Goreti Ferdiningsih
12. Alfa Wahjunono
13. Trisnowati
14. Honggo Widjaja
15. Muljani Surjadi

Daftar Nama Pilot dan Kru Pesawat Air Asia yang Hilang

Pilot : Capt Iriyanto
First Officer : Remi Emmanuel Plesel.
Senior Fight Attendant : Wanti Setiawati
Flight Attendant : Khairunisa Haidar Fauzi
Flight Attendant : Oscar Desano
Flight Attendant : Wismoyo Ari Prambudi
Teknisi : Saiful Rakhmad

Kronologi Hilangnya Pesawat Air Asia di Perairan Belitung

Kronologi Hilangnya Pesawat Air Asia di Perairan Belitung

Berita kecelakaan pesawat air asia yang hilang kontak  sangat menghancurkan hati para keluarga dari penumpang pesawat tersebut. Seperti diketahui pesawat air asia berjenis Airbus A320-200 dengan kode penerbangan QZ8501, terbang dari Bandara Juanda di Surabaya dengan tujuan Changi, Singapura membawa 155 penumpang. Sampai saat ini keberadaan pesawat air asia belum diketahui.
Dari beberapa sumber yang diperoleh dalam laporan BBC menngungkapkan bahwa pesawat mulai hilang kontak di Laut Jawa, yang terletak di antara Surabaya dan Singapura. Pilot pesawat sempat meminta untuk dialihkan ke rute yang tak biasa sebelum hilang kontak. Berikut kronologi hilangnya pesawat air asia rute Surabaya-Singapura.

Pesawat Air Asia

Kronologi Hilangnya Pesawat Air Asia

1. Telepon Dari Danlanud Yang Menggemparkan

Minggu pagi (28/12) Danlanud Bangka Belitung menelepon Bapak Basuri selaku Bupati di Belitung Timur dan mengabarkan bahwa ada pesawat Airbus yang jatuh di peraian laut Belitung Timur. Kabar ini sontak mengagetkan sang kepala daerah. Pasalnya, di kala libur panjang seperti ini tentu mobilitas angkutan udara sangatlah tinggi dan di dalam pesawat berisi banyak sekali penumpang yang akan menghabiskan waktunya untuk bersantai di negeri tetangga. Kabar ini sendiri tidak lantas langsung menyebar begitu saja. Kasat Polair Belitung Timur bersama anggotanya masih memastikan di mana tepatnya lokasi pesawat tersebut jatuh. Hal ini tentu membutuhkan waktu mengingat cuaca di Indonesia cukup buruk beberapa hari ini.
2. Pesawat Air Asia Hilang Kontak

Setelah kabar bahwa ada pesawat Airbus yang menuju Singapura jatuh di perairan Belitung Timur, ternyata ada berita mengejutkan lainnya. Pesawat Air Asia hilang kontak dengan menara komunikasi! Seperti menarik benang merah, kemungkinan besar pesawat yang jatuh tadi adalah milik Air Asia jurusan Surabaya-Singapura. Namun, Kementerin Perhubungan masih belum mau menyatakan pesawat AirAsia kode QZ8501 yang hilang kontak dari Surabaya menuju Singapura mengalami kecelakaan. Hal ini karena segalanya masih berupa hipotesa dan belum bisa dipastikan kebenarannya. Sebaliknya, Kemenhub berharap bahwa pesawat Air Asia tadi tidak jatuh dan mendarat di Changi dengan selamat.

Jasa Like Fanpage Facebook Murah

3. Air Asia Mengonfirmasi Simpang Siur Kabar Yang Beredar

Setelah beberapa jam kabarnya heboh luar biasa, akhirnya pihak Air Asiapun memberikan konfirmasinya. Dalam akun twitter @AirAsia dikatakan mereka mengkonfirmasi bahwa Pesawat Air Aia QZ8501 penerbangan dari Surabaya ke Singapura telah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara di 07: 24 pagi ini. Sungguh kabar yang mematahkan hati dan membuat orang-orang yang keluarganya berada di dalam pesawat tersebut panik luar biasa. Pihak Air Asia sendiri juga terlihat begitu terpukul dengan kenyataan ini. Dalam akun twitternya mereka menjelaskan bahwa tim pencarian segera dibentuk untuk mencari di mana keberadaan pesawat dengan kode QZ8501. Semoga para keluarga diberi kekuatan dan para penumpang dapat ditemukan dengan selamat.
4. Pesawat Sempat Ubah Rute Sebelum Hilang Kontak

Satu lagi fakta terkuak dari kecelakaan pesawat air asia ini. Staf Khusus Kementerian Perhubungan, Hadi Mustofa mengatakan bahwa sebelum hilang kontak, pesawat Air Asia dengan kode QZ8501 mengubah rutenya lalu kemudian hilang kontak dengan pengawas lalu lintas pesawat pada Minggu pagi (28/12). “Pesawat telah meminta rute yang bukan biasanya, sebelum hilang kontak,” dikutip dari reuters. Di dalam pesawat ini terdapat 155 penumpang dan kru. Berangkat dari Surabaya Minggu pagi, pesawat dijadwalkan mendarat di Singapura pada pukul 08.30 waktu setempat–atau pukul 07.30 WIB. Kantor AirAsia di Kuala Lumpur, Malaysia, menyatakan upaya pencarian sudah dimulai.
Pesawat Air Asia Tujuan Surabaya-Singapura Hilang

Pesawat Air Asia Tujuan Surabaya-Singapura Hilang

Tragedi kecelakaan pesawat kembali terjadi. Kali ini kabar buruk menimpa pesawat air asia . Pesawat Air Asia Jurusan Surabaya-Singapura dikabarkan jatuh di perairan Belitung. Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 dinyatakan hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya, Jawa Timur menuju Singapura, Minggu 28 Desember 2014. Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan, J.A. Barata menyampaikan, belum diketahui pasti pesawat air asia itu jatuh atau kemungkinan lain karena seluruh pihak terkait masih berkoordinasi.

Kronologi Hilangnya Pesawat Air Asia di Perairan Belitung
Nama-nama Penumpang dan Kru Pesawat Air Asia yang Hilang Kontak

Ada 155 penumpang dalam pesawat Air Asia hilang itu. Rinciannya adalah 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, satu bayi. Sedangkan kru pesawat air asia ada tujuh orang, yakni Kapten Pilot bernama Iryanto, kopilot bernama Remi Emanuel Plesel, empat pramugari/pramugara, yakni Wanti Setiawati, Khairunisa Haidar Fauzi, Oscar Desano, Wismoyo Ari Prambudi, dan satu teknisi pesawat bernama Saiful Rakhmad.
Pesawat Air Asia
Kepala Badan SAR Nasional Basarnas menyatakan pencarian pesawat air asia tahap pertama bakal dilangsungkan selama tujuh hari. Jika dalam rentang waktu itu belum menemukan pesawat, pencarian terbuka kemungkinan bisa diperpanjang sesuai perkembangan di lapangan. 
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman turut sibuk dalam pencarian pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ8501 rute Surabaya-Singapura, yang hilang kontak sejak Minggu pagi, 28 Desember 2014. Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo, mengatakan ia telah memerintahkan tim guna memberangkatkan Kapal Baruna Jaya IV. Menurutnya, kapal ini memiliki kemampuan membaca sinyal yang ada dalam dua jenis black box pesawat, yaitu voice data record (VDR) dan flight data record (FDR).
Inilah APBN Indonesia Tahun 2015

Inilah APBN Indonesia Tahun 2015

Pemerintah bersama DPR RI telah membahas dan menyepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 Pembahasan APBN 2015 ini tentu saja dengan memperhatikan pertimbangan DPD RI. sebelumnya RUU ABPN 2015 disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rapat Paripurna DPR-RI tanggal 15 Agustus 2014  dan disetujui oleh DPR pada tanggal 29 September 2014. APBN 2015 kemudian disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 Oktober 2014 melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 
Dari APBN 2015 pendapatan negara disepakati sebesar Rp 1.793,6 triliun dan belanja negara sebesar Rp 2.039,5 triliun, dengan defisit anggaran mencapai Rp 245,9 triliun atau 2,21 persen terhadap Product Domestik Bruto (PDB).
Pendapatan negara tersebut sebagian besar berasal dari pendapatan dalam negeri Rp 1.790,3 triliun, yaitu penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.380 triliun, penerimaan negara bukan pajak Rp 410,3 triliun serta hibah Rp 3,3 triliun.
Sementara, belanja negara sebesar Rp 2.039,5 triliun terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 1.392,4 triliun dan dana transfer ke daerah serta dana desa sebesar Rp 647 triliun. Belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian Lembaga Rp 647,3 triliun dan belanja non Kementerian Lembaga Rp 745,1 triliun.

Alokasi Anggaran Belanja Negara pada APBN tahun 2015

  1. Belanja Kementerian Negara/Lembaga : Rp647,3 triliun
  2. Subsidi : Rp414,7 triliun
  3. Pembayaran bunga utang : Rp152,0 triliun
  4. Transfer ke daerah : Rp638,0 triliun
  5. Dana desa : Rp9,1 triliun
  6. Belanja lainnya : Rp178,4 triliun
APBN Indonesia Tahun 2015

APBN Indonesia Tahun 2015

Hal-hal baru dalam APBN Indonesia Tahun 2015

Baseline Budget
APBN 2015 disusun pada masa transisi dari pemerintahan lama ke pemerintahan baru. Baseline budget memperhitungkan kebutuhan pokok penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga tetap memberikan ruang gerak fiskal kepada pemerintahan baru untuk melakukan penyesuaian.
Dana desa
Pengalokasian Dana Desa merupakan amanat Undang–Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Rincian belanja
Format rincian belanja disesuaikan dengan amar Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XI/2013 tanggal 22 Mei 2014 (menurut organisasi, fungsi, dan program serta revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR,DPR, DPD, dan DPRD) yang memberikan penekanan pembahasan pemerintah dengan DPR mengenai isu-isu yang lebih strategis.
Format baru
Format penulisan Nota Keuangan dibagi menjadi tiga bagian utama agar lebih sistematis dan mudah dipahami
Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Non Struktural

Presiden RI Joko Widodo membubarkan 10 lembaga Non struktural. Pembubaran 10 lembaga non struktural ini dilakukan dengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan urusan pemerintahan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 4 Desember 2014 telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 176 tentang Pembubaran 10 (sepuluh) Lembaga Non Struktural.
Seperti dikutip dari laman resmi sekretariat kabinet , berikut ini 10 lembaga yang dibubarkan Jokowi.
 1. Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional
 2. Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat
 3. Dewan Buku Nasional; 4. Komisi Hukum Nasional
 5. Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional.
 6. Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan
 7. Badan Pengembangan Kawasan  Pengembangan Ekonomi Terpadu
 8. Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak-Anak
 9. Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia
10. Dewan Gula Indonesia.
Joko Widodo
Dengan pembubaran tersebut, maka pelaksanaan tugas dan fungsi  Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat dilaksanakan oleh Kementerian Sosial; Dewan Buku Nasional dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Komisi Hukum Nasional dilaksanakan oleh Menteri Hukum dan HAM; Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak-Anak dilaksanakan oleh Kementerian Tenaga Kerja; Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia dilaksanakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Adapun tugas dan fungsi Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi; dan Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Sementara untuk pembiayaan, pegawai, perlengkapan, dan dokumen yang dikelola oleh Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional dialihkan ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional; Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat dialihkan ke Kementerian Sosial; Dewan Buku Nasional ke Kemendikbud; Badan Kebijaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Komite Antar Departemen Bidang Kehutanan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Badan Pengembangan Kawasan  Pengembangan Ekonomi Terpadu ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak-Anak ke Kementerian Tenaga Kerja; dan Dewan Gula Indonesia ke Kementerian Pertanian.
Adapun pembiayaan, perlengkapan, dan dokumen yang dikelola Komisi Hukum Nasional dialihkan ke Kementerian Hukum dan HAM; Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Sementara pegawai pada Komisi Hukum Nasional dan Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia akan diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pengalihan sebagaimana dimaksud dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), dengan melibatkan unsur Badan Kepegawaian Negara (BKN), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Arsip Nasional, dan Kementerian Keuangan.
“Pengalihan sebagaimana dimaksud dilaksanakan paling lambat 1 (satu) tahun sejak tanggal ditetapkan Peraturan Presiden ini,” bunyi Pasal 4 Ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 176 Tahun 2014 itu.
Ditegaskan juga dalam Perpres ini, biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan proses pengalihan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Melalui Perpres tersebut, Presiden juga mencabut 10 Keputusan Presiden (Keppres) yang mendasari pembentukan ke-10 lembaga non struktural itu.
“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 8 Perpres yang diundangkan pada 5 Desember 2014 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly itu.