Ujian Nasional (UN) Dihapus, diganti Evaluasi Nasional (Enas)

Ujian Nasional (UN) Dihapus, diganti Evaluasi Nasional (Enas)

Mungkin ini merupakan kabar menggembirakan bagi siswa-siswi yang menganggap Ujian Nasional (UN) sebagai mook menakutkan untuk menentukan kelulusan. Keputusan Ujian Nasional (UN) dihapus ,merupukan keputusan pemerintah Jokowi dalam hal ini diwakili oleh Mendikbud Anies Baswedan. Sebagai ganti Ujian Nasional (Unas) dihapus, pemerintah berencana menggantinya dengan Evaluasi Nasional (Enas). Apakah UN benar-benar dihapus? 
Seperti dikutip dari detik, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) selaku penyelenggara unas, yang bakal berganti enas, terus menggeber rapat-rapat teknis persiapan penyelenggaraan periode 2015. Kemarin misalnya, tim BSNP menggelar rapat dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Menurutnya perubahan dari unas ke enas tidak sekedar pergantian nama saja.
Ujian Nasional
Alasan Ujian Nasional dihapus muncul dari kajian-kajian dan penyerapan aspirasi dari beberapa pihak. Jadi tidak ditetapkan sepihak oleh Kemendikbud atau BSNP saja. Tetapi juga menjaring persepsi dari masyarakat terkait pelaksanaan unas selama ini. Seperti persepsi bahwa unas itu menjadi ujian “mati-matian” para siswa untuk mengejar kelulusan. Karena belum ada keputusan resmi, saat ini acuan kelulusan unas 2015 tetap merujuk pada Permendikbud 44/2014. Di dalam peraturan yang diteken mantan Mendikbud Mohammad Nuh itu, nilai akhir kelulusan didapat dari penggabungan nilai unas murni dan nilai sekolah. Porsi dua unsur itu sama besar, yakni 50 persen.
Informasi di internal Kemendikbud, rencana pengubahan unas menjadi enas ini sudah berseliweran. Diantaranya ada yang menyebut bahwa penentuan kelulusan ujian 2015 nanti dikembalikan ke sekolah. Peran pemerintah pusat untuk urusan kelulusan mulai dikurangi.  Mendikbud Anies Baswedan sendiri tidak mengeluarkan pernyataan pasti mengenai Ujian Nasional dihapus. Menteri asal Kuningan, Jawa Barat itu tidak membantah, tetapi juga tidak membenarkannya. Dia mengatakan saat ini Kemendikbud sedang fokus pada urusan evaluasi Kurikulum 2013 (K13). Menurut Anies Baswedan, Nilai UN Tak Jadi Penentu Kelulusan, Tapi Jadi Komponen Masuk ke PTN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *